RADAR KUDUS - Luna Maya mengemban jabatan sebagai produser eksekutif dan juga sebagai aktris dalam film layar lebar berjudul Zona Merah, yang merupakan adaptasi dari serial zombie terkenal dengan nama yang sama yang digarap oleh Screenplay Films.
Keterlibatannya di proyek ini dimulai dari kecintaannya terhadap genre zombie dan niat serius tim produksi untuk mengembangkan cerita Zona Merah menjadi aset intelektual (IP) yang berpotensi mendunia.
Meskipun awalnya ingin beristirahat dari dunia akting, Luna memutuskan untuk menunda rencananya untuk hiatus agar dapat memantau pengembangan film ini dengan lebih mendetail, mulai dari perencanaan hingga proses produksi.
Sebagai produser eksekutif, Luna Maya terlibat dalam berbagai aspek penting dalam pengembangan film, termasuk menyempurnakan konsep cerita dan memantau proses produksi, bukan sekadar sebagai nama besar.
Ia memandang Zona Merah sebagai sebuah cerita yang memiliki potensi untuk diperluas menjadi jagat naratif yang lebih luas, serta sebagai langkah awal untuk memperkuat posisi film zombie khas Indonesia di industri perfilman global.
Dalam konferensi pers yang digelar untuk mengumumkan produksi Zona Merah di Jakarta, Luna mengungkapkan bahwa niat awalnya adalah menjadi produser eksekutif, tetapi sutradara Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa menawarkan peran di film ini, sehingga ia pun akhirnya berperan sembari mengawasi proyek dari sisi bisnis dan kreatif.
Baca Juga: Beby Tsabina Perankan Emmy Saelan: Angkat Peran Pahlawan Perempuan di Film Sejarah
Film layar lebar Zona Merah, yang memulai proses produksinya pada April 2026, mengembangkan cerita dari serial digital yang sebelumnya telah sukses menghadirkan kengerian mayat hidup dengan latar belakang konflik sosial dan kejahatan kelas atas.
Tim produksi mengalihkan fokus latar konflik dari daerah Kabupaten Rimbalaya ke pusat kota besar untuk menambah ketegangan dan suasana apokaliptik, sementara Aghniny Haque tetap dipilih sebagai tokoh utama yang tidak tergantikan sejak versi serial.
Kehadiran Luna Maya sebagai produser eksekutif diharapkan dapat meningkatkan daya tarik film ini dari segi narasi, branding, dan potensi distribusi, serta menjadi bagian dari upaya konsisten Screenplay Films untuk menghadirkan film zombie Indonesia yang siap ditayangkan di bioskop tanah air. (*)
Editor : Anita Fitriani