RADAR KUDUS - Yura Yunita, seorang penyanyi yang sedang menjalani ibadah umroh di Tanah Suci, merasakan kesedihan mendalam setelah mendengar kabar tentang meninggalnya sahabat dekatnya, Vidi Aldiano, pada hari Sabtu (7/3/2026).
Mereka telah sepakat untuk bertemu setelah Yura kembali, namun takdir menentukan lain ketika Vidi meninggal lebih dulu akibat kanker ginjal yang dideritanya sejak tahun 2019.
Yura Yunita dan Vidi Aldiano memiliki hubungan dekat karena sama-sama berkecimpung di dunia musik Indonesia.
Selama Yura melaksanakan umroh bersama suaminya, Donne Maula, ia sempat berdoa khusus untuk kesembuhan Vidi di depan Ka'bah, yang kemudian ia dokumentasikan dalam sebuah kertas dan diunggah ke akun TikTok-nya.
Doanya berbunyi, "Ya Allah, di depan rumah-Mu yang agung ini, kami berdiri membawa satu nama yang begitu kami sayangi, Vidi."
Tak lama sebelum kepergian Vidi, mereka saling berkomunikasi dan merencanakan untuk bertemu santai pada hari Minggu (8/3/2026) pukul 16.00 WIB.
Yura bahkan mengungkapkan impiannya untuk melakukan ibadah haji bersama Vidi suatu saat, namun harapan tersebut hilang begitu saja.
Di tengah pelaksanaan umroh, Yura menerima berita duka itu dan segera berencana untuk kembali ke Indonesia. Ia mengungkapkan betapa terkejutnya ia, karena Vidi sempat mengatakan bahwa dia akan tetap berjuang melawan sakitnya.
Kanker ginjal yang diderita Vidi sempat kambuh pada bulan Juni 2025, sehingga ia harus menjalani pengobatan ulang.
Seusai pemakaman, Yura yang masih berduka mengungkapkan, "Sebenarnya kita sudah janjian sore ini jam empat, mau ketemu, tapi ternyata ini adalah pertemuan terakhir di tempat peristirahatan terakhir."
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan kesedihan mendalam bagi Yura Yunita, yang kini hanya bisa mengenang pertemuan mereka dalam bentuk perpisahan terakhir di pemakaman.
Meskipun harapan untuk umroh dan haji bersama tidak terwujud, doa Yura dari Tanah Suci akan selalu dikenang sebagai kenangan manis yang abadi.
Cerita ini mengingatkan kita akan ketidakpastian hidup dan arti penting dari persahabatan sejati di dunia hiburan Indonesia.
Editor : Mahendra Aditya