Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Luna Maya Nyaris Tenggelam 30 Detik di Sungai Pangandaran Saat Syuting Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

Anita Fitriani • Minggu, 8 Maret 2026 | 20:58 WIB

Luna Maya (Foto: instagram @lunamaya)
Luna Maya (Foto: instagram @lunamaya)

RADAR KUDUS - Luna Maya mengalami pengalaman yang menegangkan saat syuting film horor terbarunya "Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa" di sungai Pangandaran, Jawa Barat, di mana ia hampir tenggelam selama sekitar 30 detik akibat arus yang lebih kencang dari yang diperkirakan.

Aktris senior ini terombang-ambing di dalam air sambil memakai kostum dan wig, hingga kru produksi panik dan bersiap untuk menyelamatkannya.

Untungnya, kemampuan berenangnya di pantai membantu Luna tetap aman dan melanjutkan syuting dengan sangat profesional.

Film "Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa" merupakan bagian dari dunia horor Suzzanna yang dikerjakan oleh Soraya Intercine Films, disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dengan skenario oleh Sunil Soraya, Jujur Prananto, dan Ferry Lesmana.

Luna Maya kembali berperan sebagai ikon horor legendaris Suzzanna, setelah sukses sebelumnya di "Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur" (2018) yang ditonton oleh lebih dari 3 juta penonton, dan "Suzzanna: Malam Jumat Kliwon" (2023) dengan lebih dari 2 juta penonton.

Teaser film ini pertama kali ditayangkan di Indonesia Comic Con 2025 pada 26 Oktober 2025 di JCC Senayan, Jakarta, di mana Luna berbagi tentang pengalamannya selama syuting.

Proses syuting dilakukan di berbagai lokasi alam, termasuk sungai di Pangandaran yang memiliki adegan ekstrem di mana karakter Suzzanna terbawa arus.

Luna, yang dikenal karena dedikasinya terhadap peran, memilih untuk melakukan sebagian besar aksi sendiri tanpa pengganti untuk menjaga keaslian adegan.

Ia menyatakan, "Kalau ada stunt yang bisa aku lakukan, aku pasti lakukan sendiri. Kalau sudah terlalu ekstrem baru aku minta digantikan."

Insiden tersebut terjadi ketika syuting adegan hanyut di sungai yang sebelumnya sudah diuji coba oleh tim stunt, tetapi arus air tiba-tiba menjadi lebih kuat dari yang diperkirakan.

Luna berada dalam gaun lengkap, wig, dan make-up prostetik yang langsung menyerap air, sehingga membuatnya sulit bergerak dan bernapas saat terjebak di pusaran air dekat air terjun. "Ada satu bagian yang dalam. . . Dengan semua pakaian dan wig, jadi sangat berat saat terkena air," ceritanya saat di JCC.

Selama take syuting, Luna terbawa arus dan terombang-ambing selama sekitar 30 detik di dalam air, hampir menabrak batu dan mulai panik karena tidak segera terlihat di permukaan.

Kru di lokasi mulai panik dan bersiap untuk menyelamatkannya, sementara Luna berpikir, "Tolong jangan mati, bukan hari ini. "Berbekal pengalaman sebagai "anak pantai", ia tetap tenang, melonggarkan tubuhnya, mengikuti arus, dan mendorong diri ke arah kanan menggunakan batu agar bisa muncul ke permukaan.

Luna menceritakan pengalaman itu sebagai "horor yang paling nyata" baginya, lebih menakutkan dibandingkan dengan elemen supranatural dalam film.

Walaupun merasa trauma, ia tetap memuji profesionalisme tim yang segera tanggap, dan kru dengan cepat membantunya setelah ia muncul ke permukaan. "Semua di atas juga panik, karena aku tidak muncul-muncul," ujarnya sambil tersenyum.

Luna melanjutkan syuting tanpa kendala berarti, membuktikan komitmennya sebagai aktris berpengalaman yang berani mengambil risiko untuk peran yang autentik. Insiden ini juga menjadi bukti betapa berbahayanya syuting adegan air di lokasi alam, meskipun telah dipersiapkan dengan seksama.

Kejadian ini menggambarkan dedikasi Luna Maya untuk menghidupkan kembali warisan Suzzanna, ikon horor Indonesia dari tahun 1970-an hingga 1980-an yang kini diperdalam melalui remake modern.

Luna terus meneguhkan citranya sebagai aktris serba bisa dalam genre horor, dengan pengalaman ekstrem ini menambah kedalaman perannya. Film "Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa" dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026, diharapkan dapat melanjutkan kesuksesan dari film-film sebelumnya.

Pengalaman Hampir Tenggelam Luna Maya ini bukan sekadar cerita di balik layar, tetapi juga menjadi pengingat akan dedikasi para aktor dalam menyajikan hiburan yang berkualitas.

Kejadian ini memperkaya narasi film horor Indonesia yang autentik dan berani, sembari menekankan pentingnya keselamatan saat syuting di lokasi yang berbahaya.

Penonton diundang untuk menantikan pemutaran film ini guna menyaksikan hasil perjuangan Luna serta menghargai risiko yang diambil demi seni peran.

Editor : Mahendra Aditya
#Film Suzzanna #Suzzanna #Film Bioskop #film horor #Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa #film bioskop lebaran #Film bioskop 2026 #luna maya #film