Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Donny Fattah, Ikon Bass God Bless, Tutup Usia di Tengah Perjuangan Panjang Melawan Penyakit

Anita Fitriani • Minggu, 8 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pendiri grub God Bless, Donny Fatah (Foto: instagram @godblessrock)
Pendiri grub God Bless, Donny Fatah (Foto: instagram @godblessrock)

 

RADAR KUDUS - Dunia musik rock di Indonesia merasakan kesedihan yang mendalam setelah meninggalnya Donny Fattah, seorang bassist utama dan salah satu pendiri band legendaris God Bless, pada Sabtu, 7 Maret 2026, di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Berita duka ini pertama kali dibagikan lewat akun media sosial resmi God Bless, yang menampilkan foto hitam putih almarhum disertai pesan harapan agar Allah SWT menerima semua amal perbuatannya, serta permohonan maaf atas semua kesalahan yang dilakukannya selama hidup.

Kepergian sosok musisi ini, yang lebih dikenal dengan panggilan Donny Fatah oleh para penggemarnya, langsung mendapatkan sambutan doa dan penghormatan dari komunitas musik di tanah air, keberadaannya sebagai tokoh penting dalam sejarah rock di Indonesia.

Donny Fattah, yang lahir dengan nama asli Jidon Patta Onda Gagola di Makassar pada tahun 1949, memulai karir cemerlangnya sebagai bassist God Bless sejak band ini dibentuk di tahun 1970-an. Selain keahliannya dalam bermain bass dengan teknik slap dan fingerstyle yang terinspirasi oleh bassist dunia seperti Jaco Pastorius.

Di tahun-tahun terakhir hidupnya, ia berbagi cerita mengenai perjuangannya melawan sarkopenia, gangguan pembuluh darah, dan kondisi autoimun yang mengakibatkan kelumpuhan sebagian tubuhnya, dengan menjalani rutinitas mengonsumsi banyak obat setiap hari sambil tetap optimis dan membagikan pengalamannya lewat wawancara.

Karirnya tidak hanya melibatkan God Bless, ia juga berkolaborasi dengan orkestra seperti Swara Mahardhika dan berkolaborasi dengan penyanyi seperti Broery Marantika, yang semakin memperkaya dunia musik jazz-rock Indonesia.

Meninggalkan kekosongan yang sangat besar, Donny Fattah telah menjadi simbol ketahanan dari musisi generasi awal yang tetap berjuang meskipun diterpa oleh berbagai masalah kesehatan dan tantangan zaman.

Pemakaman jenazahnya direncanakan setelah disemayamkan di rumah duka RS Fatmawati, dengan God Bless dan keluarga mengundang publik untuk mendoakan agar almarhum mendapatkan ampunan serta husnul khotimah.

Warisannya melalui permainan bas yang penuh jiwa akan terus hidup, menginspirasi semangat para musisi muda untuk menjaga keberlangsungan rock asli Indonesia di tengah dominasi genre global.

Innalillahi wainnailaihi rojiun, semoga jiwanya mendapatkan ketenangan di sisi-Nya.

Editor : Mahendra Aditya
#Donny Fattah sakit apa #God Bless #Pendiri dan Bassis God Bless #Bassist God Bless #Donny Fattah meninggal #Donny Fattah #Band rock God Bless