RADAR KUDUS - Wardatina Mawa, istri resmi dari Insanul Fahmi tegas menolak permintaan maaf yang diajukan oleh Inara Rusli terkait tuduhan perzinaan dan perselingkuhan yang muncul pada akhir tahun 2025.
Kasus ini dimulai ketika Mawa melaporkan Insanul dan Inara ke Polda Metro Jaya pada bulan Desember 2025, dengan didukung oleh bukti CCTV, pesan teks, serta pengakuan mengenai pernikahan siri pada tanggal 7 Agustus 2025, yang menghancurkan rumah tangganya setelah 14 tahun berumah tangga.
Awalnya, pada bulan Oktober 2025, Wardatina pernah meminta maaf kepada Inara karena memiliki prasangka buruk saat Insanul mengingkari hubungan tersebut, namun sikapnya berubah setelah bukti yang kuat muncul, dan ia menuntut permintaan maaf yang tulus atas kehancuran pernikahannya.
Wardatina juga bertekad untuk mengajukan perceraian, menolak poligami dan memfokuskan perhatian untuk melindungi anak-anaknya dari pengaruh konflik ini.
Pada bulan Januari 2026, Inara mengusulkan keadilan restoratif sambil mencabut laporan terhadap Insanul, tetapi Mawa menolak hal tersebut secara tegas karena dianggap sebagai kewenangan investigasi, dan ia tetap menuntut bukti yang sah mengenai pernikahan sirinya.
Kasus ini menyebabkan Inara kehilangan banyak pekerjaan, menghentikan kontrak bisnis dan mendapatkan kritik dari Hotman Paris terkait pilihannya untuk bersama Insanul. Situasi psikologis Wardatina terganggu saat proses mediasi, namun dia tetap berkomitmen untuk menjalani proses hukum demi keadilan untuk keluarganya. (Anita Fitriani)
-
Editor : Zainal Abidin RK