Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sinopsis Film Bidadari Surga, Siap Tayang 15 Januari, Angkat Tema Romansa dan Perjalanan Hijrah

Redaksi Radar Kudus • Senin, 12 Januari 2026 | 15:35 WIB
Photo
Photo

Radar Kudus - Max Pictures resmi memperkenalkan film drama romantis bernuansa religi berjudul “Bidadari Surga”, yang akan mulai menghiasi layar bioskop Indonesia pada 15 Januari 2026.

Karya terbaru dari sutradara Indra Gunawan ini menggambarkan perjalanan cinta dua insan yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan, nilai hidup, dan latar keluarga.

Meski berbeda, keduanya dipertemukan oleh ketulusan hati dan proses pendewasaan diri.

Indra menuturkan bahwa film ini dirancang dengan pendekatan yang apa adanya dan terinspirasi dari situasi kehidupan nyata.

“Bidadari Surga adalah kisah tentang perjalanan batin. Bagaimana cinta tidak memaksa, tapi menuntun seseorang untuk berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Saya berharap film ini dapat menggugah perasaan penonton,” ujar Indra dalam pernyataan tertulis, Sabtu.

Baca Juga: Zee Asadel Gantikan Sandrinna, Danur 4 Ungkap Masa Lalu Peter Cs

Aktor Rey Mbayang, pemeran tokoh utama Taufan, mengakui bahwa karakter tersebut memberikan pengalaman akting yang cukup menantang secara emosional.

Ia menggambarkan Taufan sebagai figur penuh ego namun menyimpan kerinduan untuk memperbaiki diri.

Menurutnya, film ini menunjukkan bahwa cinta sejati berkaitan erat dengan sikap saling menghargai prinsip pasangan.

Baca Juga: Film “Patah Hati yang Kupilih” Rilis Trailer Resmi, Sorot Dilema Cinta Prilly Latuconsina dan Bryan Domani

Cerita “Bidadari Surga” berpusat pada Taufan, seorang YouTuber terkenal dengan konten sensasional.

Kehidupannya berubah ketika ia mengenal Nadia (diperankan oleh Dinda Hauw), putri seorang kiai yang teguh memegang nilai-nilai agama.

Penolakan Nadia ketika diminta melepas hijab justru menjadi titik awal perjalanan panjang yang membawa Taufan pada cinta, perubahan besar, dan proses hijrah yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Dengan narasi yang emosional, konflik yang dekat dengan fenomena masyarakat saat ini, serta pesan moral yang kuat, film ini diharapkan mampu memberikan hiburan sekaligus inspirasi bagi para penontonnya.(laura)

Editor : Mahendra Aditya
#Film Religi Indonesia #Dinda Hauw #Bidadari Surga #Indra Gunawan #Rey Mbayang