Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Aurelie Moeremans Buka Luka Lama Korban Grooming Lewat Memoar Digital Broken Strings

Redaksi Radar Kudus • Senin, 12 Januari 2026 | 15:34 WIB
Aurelie Moeremans
Aurelie Moeremans

RADAR KUDUS - Aktris Aurelie Moeremans akhirnya memilih bersuara tentang masa lalunya yang kelam melalui sebuah buku digital berjudul Broken Strings.

Memoar tersebut berisi kisah nyata Aurelie yang menjadi korban grooming sejak usia 15 tahun—pengalaman yang selama bertahun-tahun ia simpan rapat karena meninggalkan luka mendalam.

Keputusan Aurelie menulis memoar ini bukanlah hal yang mudah. Ia harus kembali membuka ingatan yang penuh trauma dan rasa sakit.

Baca Juga: Belum Reda Isu Lepas Hijab, Jule Diduga Liburan Bareng Jefri Nichol

Namun, justru proses tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan penyembuhannya. Aurelie mengungkapkan bahwa ketika mulai menulis, cerita itu mengalir begitu saja, layaknya menuliskan isi hati dalam buku harian.

Meski proses penulisannya terbilang cepat, beban emosional yang harus dihadapi tidaklah ringan. Ada saat-saat di mana ia ingin berhenti karena kenangan lama terasa terlalu berat untuk dihadapi kembali.

Namun, keinginannya untuk jujur pada diri sendiri dan bertahan menjadi alasan utama ia menyelesaikan buku tersebut.

Kini menetap di Amerika Serikat bersama suaminya, Tyler Bigenho, Aurelie mengaku awalnya tidak pernah berniat mempublikasikan tulisannya.

Memoar itu ditulis semata-mata sebagai sarana healing pribadi.

Namun setelah sang suami membaca dan memberikan dukungan penuh, Aurelie mulai menyadari bahwa kisahnya memiliki makna lebih luas.

Dorongan tersebut membuat Aurelie akhirnya membagikan Broken Strings ke publik. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi pelajaran, sekaligus sumber kekuatan bagi perempuan lain yang pernah mengalami hal serupa.

Baca Juga: Cara Aya Bongkar Dugaan Hubungan Jule dan Yuka, ‘Semoga Bahagia’

Baginya, berbagi cerita bukan lagi soal membuka luka, melainkan tentang mengubah trauma menjadi harapan.

Di tengah kehamilan anak pertamanya, Aurelie memilih melangkah maju dengan keberanian.

Broken Strings bukan hanya memoar tentang masa lalu, tetapi juga simbol penyembuhan, kejujuran, dan keberanian seorang perempuan untuk merebut kembali kendali atas kisah hidupnya. (rani)

Editor : Mahendra Aditya
#child grooming #Broken Strings #Aurelie Moeramans