Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Film “Patah Hati yang Kupilih” Rilis Trailer Resmi, Sorot Dilema Cinta Prilly Latuconsina dan Bryan Domani

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 4 Desember 2025 | 21:58 WIB
Poster film Patah Hati yang Kupilih
Poster film Patah Hati yang Kupilih

RADAR KUDUS - Sinemaku Pictures resmi merilis official trailer film drama romantis terbarunya berjudul Patah Hati yang Kupilih.

Trailer ini memperlihatkan perjalanan hubungan yang penuh konflik antara Alya (diperankan Prilly Latuconsina) dan Ben (diperankan Bryan Domani).

Dua insan yang saling mencintai, namun harus berhadapan dengan tembok tinggi perbedaan keyakinan. 

Dalam cuplikan trailer, penonton disuguhkan gambaran jelas tentang bagaimana cinta Alya dan Ben tidak berjalan semulus yang mereka harapkan.

Perbedaan latar belakang, kepercayaan, serta tekanan dari lingkungan sekitar perlahan membentuk jarak di antara keduanya.

Di satu sisi ada cinta yang masih menyala, di sisi lain ada realitas yang terus menuntut mereka untuk memilih: bertahan atau melepaskan.

Konflik semakin dalam ketika Alya dipertemukan dengan Fadil (diperankan Indian Akbar), sosok pria yang dianggap lebih ‘sesuai’ dan dapat diterima oleh sang ibu, yang diperankan Marissa Anita.

Hubungan baru Alya dengan Fadil mulai tumbuh, membawanya pada kehidupan yang terlihat lebih stabil dan “aman”.

Namun ketenangan itu terusik saat Ben hadir kembali, memunculkan kembali perasaan lama yang belum sepenuhnya padam.

Di titik inilah, Alya terjebak dalam dilema besar: mengikuti logika dan penerimaan keluarga, atau mengikuti suara hatinya yang selama ini ia coba kubur.

Film ini disutradarai oleh Danial Rifki dan diproduseri oleh Umay Shahab, Prilly Latuconsina, dan Bryan Domani.

Selain tiga nama utama tersebut, film ini juga dibintangi oleh Humaira Jahra, Willem Bevers, Halda Rianta, dan Niky Putra, yang turut memperkuat emosi dan dinamika cerita.

Prilly Latuconsina mengungkapkan bahwa film ini membawa pesan yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang.

Menurutnya, Patah Hati yang Kupilih tidak hanya bicara soal cinta, tetapi juga tentang cara seseorang memandang perbedaan dan menyikapi pilihan yang terkadang menyakitkan, namun harus diambil demi masa depan.

Sementara itu, sutradara Danial Rifki menekankan bahwa tema patah hati dalam film ini merupakan emosi universal yang pernah dirasakan hampir semua orang.

Namun yang membedakannya adalah latar konflik yang berasal dari perbedaan prinsip dan keyakinan, membuat luka yang dirasakan menjadi lebih dalam dan kompleks.

Bryan Domani menambahkan bahwa masalah yang dihadapi Alya dan Ben tidak hanya berhenti di perbedaan agama.

Kepercayaan, restu orang tua, visi hidup, hingga perbedaan cara pandang menjadi ujian yang harus mereka hadapi bersama, hingga akhirnya membawa mereka pada sebuah keputusan besar.

Film Patah Hati yang Kupilih dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 24 Desember 2025, dan dipastikan akan menjadi salah satu film drama penutup tahun yang menyentuh emosi penonton. (rani)

Editor : Ali Mustofa
#Patah Hati yang Kupilih #film indonesia #prilli latuconsina #Bryan Domani #sinema #Sinema Indonesia #film