RADAR KUDUS - Kabar tak sedap kembali menerpa selebgram Inara Rusli. Usai muncul laporan dugaan perselingkuhan yang dilayangkan Wardatina Mawa, istri dari rekan bisnis Inara, suasana makin panas dan sorotan publik tak terelakkan.
Situasi itu membuat Inara mengambil keputusan besar: menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan.
Langkah ini diambil bukan hanya untuk menenangkan diri, tetapi juga meredam kegaduhan agar situasi tidak semakin memburuk.
Manajer Inara, Karina Putri, mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menyebut bahwa Inara memilih break untuk menjaga kondisi emosional dan mencegah kegentingan di tengah proses hukum yang baru memasuki tahap awal.
Menenangkan Diri dan Menjaga Situasi
Karina menjelaskan bahwa keputusan Inara berhenti dari aktivitas publik bukan karena menghindar dari media atau publik. Namun, situasi yang sangat baru dan sensitif membuat Inara merasa perlu mengambil jarak.
“Ini baru banget. Jadi dia break dulu. Bukan karena menghindar, tapi lebih ke menenangkan diri,” ujar Karina saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Langkah vakum ini dianggap sebagai pilihan paling aman, terutama karena sorotan publik dan pemberitaan terkait isu ini semakin intens.
Manajemen Tetapkan Tenggat Klarifikasi
Di tengah situasi yang kian panas, manajemen Inara tidak bisa berdiam diri. Banyak proyek yang harus segera berjalan, sehingga klarifikasi perlu dilakukan secepat mungkin. Karina mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan batas waktu 2–3 hari kepada Inara untuk memberikan penjelasan resmi.
“Kami tidak bisa menunda terlalu lama. Ada banyak pekerjaan yang harus dipertanggungjawabkan,” ungkap Karina.
Keputusan tersebut diambil agar dampak kerugian profesional tidak semakin meluas, mengingat banyak klien dan pihak kerja sama mulai mempertanyakan situasi yang berkembang.
Permintaan Maaf Inara ke Manajer
Di balik isu yang menyeret namanya, Inara ternyata sempat menyampaikan permintaan maaf kepada manajernya.
Bukan karena mengakui tuduhan, namun karena sadar bahwa isu ini telah menghambat pekerjaan dan menciptakan banyak ketidakpastian.
“Inara minta maaf karena kejadian ini mengganggu pekerjaan. Bukan berarti mengaku, bukan itu. Dia hanya merasa tidak enak karena pekerjaan jadi terdampak,” jelas Karina.
Respons emosional Inara menunjukkan bahwa ia sedang berada dalam tekanan. Selain harus menghadapi laporan hukum, ia juga harus menjaga kepercayaan klien yang sudah lebih dulu bekerja sama.
Klien Mulai Bertanya-Tanya
Karina mengungkapkan bahwa beberapa klien sudah menghubungi pihak manajemen untuk meminta klarifikasi mengenai isu yang beredar.
Menurutnya, wajar jika klien mempertanyakan situasi karena reputasi publik figur sangat memengaruhi kerja sama komersial.
“Ya, pasti ada dampaknya. Banyak klien bertanya mengenai kebenarannya, meminta klarifikasi. Mereka butuh kepastian,” kata Karina.
Keadaan ini membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati agar hubungan profesional tidak terganggu oleh dinamika personal yang sedang Inara hadapi.
Situasi Masih Bergejolak
Isu dugaan perselingkuhan ini mencuat setelah Inara dilaporkan ke polisi oleh Wardatina Mawa. Kasus tersebut kini sedang dalam proses penyelidikan Polda Metro Jaya, mulai dari pemanggilan saksi hingga verifikasi bukti.
Di tengah proses tersebut, Inara memilih menarik diri dari dunia kerja sementara, sembari menunggu situasi mereda dan fakta menjadi lebih jelas.
Keputusan vakum ini menjadi strategi untuk menjaga stabilitas mental dan meredam spekulasi yang kian liar. Namun, publik masih menanti langkah selanjutnya dari Inara serta klarifikasi yang akan disampaikan dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Mahendra Aditya