Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sinopsis Pesugihan Sate Gagak: Horor Komedi Tentang Ambisi dan Harga Kekayaan Instan

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 11 November 2025 | 23:09 WIB
Poster Film Pesugihan Sate Gagak
Poster Film Pesugihan Sate Gagak

RADAR KUDUS - Film Pesugihan Sate Gagak siap menyapa penonton bioskop mulai 13 November 2025.

Menggabungkan elemen horor dan komedi, film ini menawarkan kisah menegangkan sekaligus mengocok perut dengan pesan moral yang kuat tentang ambisi manusia dalam mengejar kekayaan secara cepat.

Disutradarai oleh Etienne Caesar dan Donno Pradana, film berdurasi 105 menit ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris berbakat seperti Yono Bakrie, Yoriko Angeline, dan Nunung.

Naskahnya ditulis oleh Nuugro Agung yang dikenal lihai meramu humor dengan kisah misteri.

Kisah Tiga Sahabat dan Jalan Pintas Menuju Kaya

Cerita Pesugihan Sate Gagak berpusat pada tiga sahabat: Anto, Dimas, dan Indra. Ketiganya tengah menghadapi kesulitan ekonomi yang membuat mereka terdesak.

Dalam keputusasaan, mereka menemukan sebuah buku mantra kuno peninggalan kakek Indra.

Dari sinilah ide gila muncul: melakukan ritual pesugihan dengan menjual sate dari daging gagak — bukan kepada manusia, tapi kepada makhluk halus.

Awalnya, rencana itu tampak berhasil. Usaha sate mereka mendadak ramai, bahkan pelanggan misterius datang membawa banyak uang.

Kekayaan mulai menghampiri, dan hidup mereka perlahan berubah. Namun kebahagiaan itu tak bertahan lama.

Kekayaan yang Datang Bersama Teror

Setelah beberapa waktu, para pelanggan gaib mulai datang di luar jam jualan. Mereka terus menagih sate gagak tanpa henti, bahkan ketika malam larut.

Gangguan aneh pun muncul — suara burung gagak, bayangan hitam, hingga kejadian supranatural yang tak bisa dijelaskan.

Tiga sahabat itu akhirnya sadar bahwa harta yang datang secara instan selalu membawa konsekuensi.

Ritual pesugihan yang awalnya dianggap jalan keluar, justru berubah menjadi sumber petaka.

Kini mereka dihadapkan pada pilihan sulit: terus melanjutkan ritual demi kekayaan, atau berhenti dan menghadapi akibat mengerikan.

Komedinya Bikin Segar, Pesannya Tetap Mengena

Meskipun berbalut kisah mistis dan unsur teror, Pesugihan Sate Gagak tidak melulu menakutkan.

Sentuhan humor dan dialog jenaka di sepanjang cerita membuat film ini terasa ringan dan menghibur.

Di sisi lain, pesan moral tentang keserakahan, keputusasaan, dan pilihan hidup tetap tersampaikan dengan kuat.

Film ini menjadi cerminan bahwa keinginan manusia untuk kaya secara instan sering kali membuat mereka mengabaikan nilai moral dan logika.

Melalui gaya bercerita yang segar, film ini mengajak penonton untuk merenung sambil tertawa — bahwa segala sesuatu yang mudah didapat, selalu punya harga yang harus dibayar.

Jadi, siapkah kamu menyaksikan perpaduan tawa, teror, dan pesan kehidupan dalam Pesugihan Sate Gagak? Temukan jawabannya di bioskop mulai 13 November 2025. (rani)

Editor : Ali Mustofa
#Pesugihan Sate Gagak #horor komedi #film indo #Sinema Indonesia #sinopsis