RADARKUDUS - Saat melakukan livestream, Winter aespa tiba-tiba dihujani komentar jahat dari penonton.
Komentarnya bukan sekadar iseng banyak yang menuduh dia “numpang tenar” dan “pakai nama Jungkook buat cari perhatian.”
Padahal, rumor tentang hubungan Winter dan Jungkook sudah lama tidak jelas kebenarannya.
Tapi cuma karena netizen menemukan “barang couple” yang mirip, rumor itu hidup lagi dan kali ini, Winter jadi korban.
Ketika Winter melakukan live melalui platform weverse komunitas penggemar, bagian chat dipenuhi komentar bukan hanya spekulasi biasa, tetapi bentuk perlakuan yang bisa disebut “hate” atau pelecehan online.
Contoh: “Stop using Jungkook, attention-seeker”. plastic face bitch.
Yang bikin salut, Winter tetap tenang dan profesional sepanjang siaran, seolah tak terpengaruh sama sekali.
Banyak fans langsung pasang badan, bilang jika hate semacam ini udah kelewatan.
Banyak yang sekarang mulai membicarakan hal ini:
Apakah fandom K-Pop sudah kelewatan batas?
Kenapa perempuan selalu jadi pihak yang diserang duluan saat rumor itu muncul?
Winter hanya live untuk saling ngobrol dengan fans, tapi malah jadi sasaran hate karena gosip yang belum terbukti.
Semoga kasus ini bisa jadi pengingat untuk semua orang. Idola juga manusia, bukan bahan pelampiasan emosi fandom.
Editor : Ali Mustofa