RADAR KUDUS - Video musik resmi “The Fate of Ophelia” karya Taylor Swift dirilis pada 6 Oktober 2025 dan langsung menempati posisi #10 dalam daftar Global Top Music Video.
Video tersebut merupakan bagian dari album “The Life of a Showgirl” yang menampilkan sisi artistik Swift dalam balutan visual sinematik dan emosional.
Lagu ini menggambarkan perjalanan penyelamatan diri dari kegelapan, dengan lirik yang sarat simbolisme dan kisah tragis ala Ophelia.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton lebih dari 96 juta kali, menegaskan kekuatan daya tarik Swift di platform YouTube.
Penggemar dapat melakukan streaming dan unduhan lagu melalui tautan resmi di situs Taylor Swift.
Ia juga aktif berinteraksi dengan penggemar melalui akun media sosialnya seperti TikTok, Instagram, dan X (Twitter) lewat kanal Taylor Nation.
Lirik Lagu The Fate of Ophelia Taylor Swift
I heard you calling on the megaphone
You wanna see me all alone
As legend has it, you
Are quite the pyro
You light the match to watch it blow
And if you'd never come for me
I might've drowned in the melancholy
I swore my loyalty to me, myself, and I (Me, myself, I)
Right before you lit my sky up
All that time
I sat alone in my tower
You were just honing your powers
Now I can see it all (See it all)
Late one night,
you dug me out of my grave and
Saved my heart from the fate of
Ophelia (Ophelia)
Keep it one hundred
On the land, the sea, the sky (Land, sea)
Pledge allegiance to your hands
Your team, your vibes
Don't care where the hell you been (Been)
'Cause now, you're mine (Now)
It's 'bout to be the sleepless night
You've been dreaming of
The fate of Ophelia
The eldest daughter of a nobleman
Ophelia lived in fantasy
But love was a cold bed full of scorpions
The venom stole her sanity
And if you'd never come for me (Come for me)
I might've lingered in purgatory
You wrap around me like a chain, a crown, a vine (Chain, crown, vine)
Pulling me into the fire
All that time,
I sat alone in my tower
You were just honing your powers
Now I can see it all (See it all)
Late one night,
You dug me out of my grave and
Saved my heart from the fate of
Ophelia (Ophelia)
Keep it one hundred
On the land, the sea, the sky (Land, sea)
Pledge allegiance to your hands
Your team, your vibes
Don't care where the hell you been (Been)
'Cause now, you're mine (Now)
It's 'bout to be the sleepless night
You've been dreaming of
The fate of Ophelia'
Tis locked inside my memory
And only you possess the key
No longer drowning and deceived
All because you came for me
Locked inside my memory
And only you possess the key
No longer drowning and deceived
All because you came for me
All that time
I sat alone in my tower
You were just honing your powers
Now I can see it all (I can see it all)
Late one night
you dug me out of my grave and
Saved my heart from the fate of
Ophelia
Keep it one hundred
On the land, the sea, the sky (Land, the sea)
Pledge allegiance to your hands (Your hands)
Your team, your vibes
Don't care where the hell you been (Been)
'Cause now, you're mine ('Cause now)
It's 'bout to be the sleepless night
You've been dreaming of
The fate of Ophelia
You saved my heart from the fate of Ophelia
Terjemahan Lirik “The Fate of Ophelia” – Taylor Swift
Aku mendengar kau memanggil lewat megafon
Kau ingin melihatku sendirian
Konon katanya, kau
Adalah si penyuka api
Yang menyalakan korek hanya untuk melihatnya meledak
Dan jika kau tak pernah datang mencariku
Mungkin aku sudah tenggelam dalam kesedihan
Aku bersumpah setia hanya pada diriku sendiri (Aku, diriku, dan aku)
Tepat sebelum kau menyalakan langitku dengan cahaya
Selama ini
Aku duduk sendiri di menaraku
Sementara kau sedang mengasah kekuatanmu
Sekarang aku bisa melihat semuanya (Melihat semuanya)
Suatu malam yang larut,
Kau menggali kuburku
Dan menyelamatkan hatiku dari nasib
Seorang Ophelia (Ophelia)
Tetaplah tulus seratus persen
Di darat, di laut, dan di langit (Darat, laut)
Kusumpahkan kesetiaan pada tanganmu
Pada timmu, pada energimu
Tak peduli dari mana kau datang (Datang)
Karena kini, kau milikku (Kini)
Akan datang malam tanpa tidur
Yang selama ini kau impikan
Nasib Ophelia
Putri tertua dari seorang bangsawan
Ophelia hidup dalam dunia khayalan
Namun cinta adalah ranjang dingin penuh kalajengking
Racunnya mencuri kewarasannya
Dan jika kau tak pernah datang mencariku (Datang mencariku)
Mungkin aku akan terjebak di api penyucian
Kau melingkar di sekelilingku bagai rantai, mahkota, dan sulur (Rantai, mahkota, sulur)
Menarikku masuk ke dalam api
Selama ini,
Aku duduk sendiri di menaraku
Sementara kau sedang mengasah kekuatanmu
Sekarang aku bisa melihat semuanya (Melihat semuanya)
Suatu malam yang larut,
Kau menggali kuburku
Dan menyelamatkan hatiku dari nasib
Seorang Ophelia (Ophelia)
Tetaplah tulus seratus persen
Di darat, di laut, dan di langit (Darat, laut)
Kusumpahkan kesetiaan pada tanganmu
Pada timmu, pada energimu
Tak peduli dari mana kau datang (Datang)
Karena kini, kau milikku (Kini)
Akan datang malam tanpa tidur
Yang selama ini kau impikan
Nasib Ophelia
Terkunci di dalam ingatanku
Dan hanya kau yang punya kuncinya
Tak lagi tenggelam dan tertipu
Semua karena kau datang mencariku
Terkunci di dalam ingatanku
Dan hanya kau yang punya kuncinya
Tak lagi tenggelam dan tertipu
Semua karena kau datang mencariku
Selama ini
Aku duduk sendiri di menaraku
Sementara kau sedang mengasah kekuatanmu
Sekarang aku bisa melihat semuanya (Aku bisa melihat semuanya)
Suatu malam yang larut
Kau menggali kuburku
Dan menyelamatkan hatiku dari nasib
Seorang Ophelia
Tetaplah tulus seratus persen
Di darat, di laut, dan di langit (Darat, laut)
Kusumpahkan kesetiaan pada tanganmu
Pada timmu, pada energimu
Tak peduli dari mana kau datang (Datang)
Karena kini, kau milikku (Kini)
Akan datang malam tanpa tidur
Yang selama ini kau impikan
Nasib Ophelia
Kau menyelamatkan hatiku dari nasib seorang Ophelia
Makna Lagu “The Fate of Ophelia”
Lagu ini menggambarkan kisah metaforis tentang penyelamatan diri dari kehancuran emosional dan mental.
Taylor Swift menggunakan sosok Ophelia—tokoh dari tragedi Hamlet karya Shakespeare—sebagai simbol perempuan yang hancur karena cinta dan kehilangan arah.
Dalam versi Taylor, “aku” lirik tidak tenggelam seperti Ophelia karena “kau” (kemungkinan sosok penyelamat, entah kekasih atau cerminan kekuatan diri sendiri) datang menyelamatkan dari keterpurukan.
Liriknya memadukan tema cinta, kebangkitan, dan kekuatan batin, dibalut citra puitis seperti “menara”, “api”, “rantai”, dan “langit”—semuanya menggambarkan perjuangan keluar dari kesedihan menuju pencerahan.
Editor : Mahendra Aditya