RADAR KUDUS - Film 1 Kakak 7 Ponakan kembali membawa kabar membanggakan bagi perfilman Indonesia.
Karya produksi Mandela Pictures dan Cerita Films ini berhasil menembus dua nominasi bergengsi di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2025.
Dalam unggahan di akun resmi @mandela_pictures, film yang digarap oleh sutradara dan penulis Yandy Laurens ini diumumkan masuk dalam dua kategori.
Baca Juga: AI Bagi Gen Z: Teman Curhat Digital, Bukan Sekadar Alat Kerja
Yaitu Penulis Skenario Adaptasi Terbaik (Yandy Laurens) dan Pengarah Artistik Terbaik (Dita Gambiro).
“Terima kasih untuk semua penonton dan tim yang telah menjadi bagian dari perjalanan film ini,” tulis Mandela Pictures dalam unggahannya, disertai emotikon pesta dan kilauan penghargaan.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa film bertema keluarga masih memiliki tempat istimewa di hati penonton Indonesia.
Dengan narasi yang hangat dan visual yang lembut, 1 Kakak 7 Ponakan menghadirkan kisah yang dekat dengan realitas sehari-hari.
Sinopsis Film “1 Kakak 7 Ponakan”
Film ini mengisahkan tentang Raka, seorang pria muda yang harus mengambil alih tanggung jawab besar setelah sang kakak meninggal dunia.
Ia mendadak menjadi wali bagi tujuh keponakannya yang memiliki karakter dan latar belakang berbeda-beda.
Di tengah keterbatasan ekonomi dan konflik batin, Raka belajar memahami arti keluarga, pengorbanan, dan cinta tanpa syarat.
Baca Juga: Makanan Viral: Antara Tren, FOMO, dan Ancaman Kesehatan bagi Gen Z
Ketujuh ponakan yang awalnya tampak sulit diatur justru mengajarkan banyak hal tentang kebersamaan, harapan, dan penerimaan.
Dengan sentuhan khas Yandy Laurens yang sebelumnya dikenal lewat Keluarga Cemara dan Selamat Tinggal Robby, film ini memadukan drama, humor, dan kehangatan keluarga yang mampu membuat penonton tertawa sekaligus menitikkan air mata.
Film 1 Kakak 7 Ponakan menjadi salah satu karya yang menegaskan bahwa kekuatan cerita sederhana dapat menyentuh banyak hati.
Nominasi di FFI 2025 ini bukan hanya prestasi bagi para sineas di balik layar, tetapi juga perayaan bagi para penonton yang selalu mendukung film-film berkualitas Indonesia. (rani)
Editor : Ali Mustofa