RADAR KUDUS - Belakangan ini, linimasa TikTok dipenuhi video orang-orang yang “getting sendy” atau saling mengajak, “let’s get sendy”.
Frasa ini tiba-tiba muncul di mana-mana — tapi, apa sebenarnya maksudnya?
Fenomena ini jadi salah satu tren kocak terbaru di TikTok pada September lalu, setelah sebelumnya muncul tren angka viral “67” dan “41”.
Banyak pengguna yang bingung karena istilah ini terdengar seperti lelucon tanpa makna jelas.
Asal Mula Tren “Getting Sendy”
Awal mula tren ini berasal dari sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pria dengan filter hati di kepalanya berkata,
“Nggak ada kan perintah Tuhan yang bilang ‘Thou shall not send’, kan?”
Temannya langsung menimpali dengan teriakan,
“OHHH let’s get sendy!”
Kalimat spontan itu kemudian menyebar cepat, dijadikan sound oleh ribuan pengguna TikTok, dan lahirlah tren “getting sendy” yang kini ramai di mana-mana.
Makna Asli Kata ‘Sendy’
Sebenarnya, “sendy” bukan istilah baru. Kata ini merupakan bentuk pendek dari frasa “send it”, istilah slang lama yang berarti “ayo gaspol” atau “lakukan dengan total”.
Istilah ini populer di kalangan penggemar olahraga ekstrem seperti skiing, snowboarding, atau panjat tebing, ketika seseorang nekat mencoba aksi berisiko tinggi.
Jadi, “getting sendy” awalnya punya makna positif: berani mengambil risiko dan melakukan sesuatu sepenuh tenaga.
Namun, seperti banyak hal di TikTok, maknanya kini jadi jauh lebih kocak dan absurd.
Dari Olahraga Ekstrem ke Makanan
Versi terbaru tren ini sama sekali tidak berhubungan dengan olahraga ekstrem. Sekarang, orang-orang di TikTok memakai istilah “getting sendy” untuk hal-hal sepele seperti makan burger, boba, atau minuman kopi dingin.
Contohnya:
-
“Accidentally caught myself getting sendy with a burger.”
-
“Getting sendy with Starbucks cold foam.”
Artinya? Mereka cuma sedang “menikmati banget” atau “kebablasan” saat makan atau minum sesuatu yang enak.
Biasanya, video ini diiringi lagu “COULD BE WRONG” milik LOSTBOYJAY, dan memperlihatkan seseorang menoleh cepat ke samping sambil menunjukkan makanan, lalu pura-pura malu ketika sadar sedang direkam.
Tren Kocak Tanpa Makna Serius
Meski tampak tanpa makna, tren “getting sendy” justru disukai karena sifatnya yang ringan dan absurd — sesuatu yang khas dari budaya humor TikTok.
Banyak pengguna menganggapnya sekadar lelucon internal antarwarganet muda: tidak ada pesan mendalam, tidak ada konteks penting, hanya sekadar cara lucu untuk berkata “gue lagi gas banget nih” terhadap hal remeh.
Dengan cepat, frasa “getting sendy” berubah menjadi semacam candaan universal di TikTok, digunakan di berbagai konteks hanya karena kedengarannya lucu.
“Getting sendy” mungkin terdengar konyol, tapi di sinilah daya tarik TikTok: hal-hal absurd bisa berubah jadi bahasa bersama jutaan orang. Dari olahraga ekstrem ke makanan cepat saji, dari aksi berani ke sekadar ngunyah burger — semuanya bisa jadi tren selama terdengar cukup lucu. (rani)
Editor : Ali Mustofa