Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Penampilan TWICE di VSFS 2025: Antara Profesionalisme, Kreativitas, dan Antusiasme Publik Global

Redaksi Radar Kudus • Senin, 20 Oktober 2025 | 22:01 WIB
TWICE menghadiri victoria secret fashion show 2025
TWICE menghadiri victoria secret fashion show 2025

RADAR KUDUS - Kehadiran grup musik Korea Selatan TWICE dalam ajang Victoria’s Secret Fashion Show (VSFS) 2025 menjadi salah satu momen paling menonjol di dunia hiburan internasional tahun ini.

Grup yang terdiri dari sembilan anggota tersebut menorehkan sejarah baru sebagai girl group K-pop pertama yang tampil di panggung mode bergengsi tersebut.

Pertunjukan yang digelar di New York City pada 15 Oktober 2025 itu menghadirkan empat anggota TWICE—Jihyo, Nayeon, Momo, dan Tzuyu—sebagai pembuka segmen PINK, lini busana muda milik Victoria’s Secret.

Mereka menampilkan dua lagu, “THIS IS FOR” dan “Strategy”, dengan koreografi yang energik dan tata panggung yang penuh warna.

Bagi para penggemar, momen ini bukan sekadar penampilan musik, melainkan simbol pengakuan global terhadap pengaruh budaya pop Korea dalam industri hiburan dan fesyen dunia.

Tzuyu Tetap Bernyanyi Meski Sakit, Publik Apresiasi Keberaniannya

Salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan terjadi ketika Tzuyu, anggota termuda TWICE, tampil dalam kondisi kurang sehat.

Dalam beberapa rekaman yang beredar, suara Tzuyu terdengar serak dan tidak stabil ketika menyanyikan bagiannya.

Banyak penonton mengira hal tersebut akibat masalah teknis, namun belakangan diketahui bahwa Tzuyu sedang mengalami radang tenggorokan.

Melalui aplikasi penggemar, ia menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa kondisi kesehatannya menurun setelah melakukan latihan intensif menjelang pertunjukan.

Ia tetap memilih untuk tampil secara langsung (live performance) daripada menggunakan rekaman suara.

Keputusan itu menuai banyak apresiasi. Di platform media sosial X, ribuan komentar muncul memuji profesionalisme dan dedikasinya.

Tagar #RespectTzuyu dan #ProudOfTzuyu menjadi tren di berbagai negara, menandakan dukungan besar dari penggemar internasional.

Sikap Tzuyu dianggap mencerminkan semangat kerja keras khas idol K-pop yang tidak mudah menyerah, bahkan di bawah tekanan besar.

Keberaniannya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi penggemar muda yang melihatnya sebagai teladan disiplin dan tanggung jawab.

Kreativitas Stylist TWICE Tuai Sanjungan

Selain aksi panggung yang memukau, busana para anggota TWICE juga menjadi sorotan.

Para penata gaya berhasil menampilkan konsep segar yang memadukan sisi feminin dan dinamis.

Busana tersebut menggambarkan semangat muda yang menjadi ciri khas segmen PINK tanpa meninggalkan keanggunan.

Yang paling menyita perhatian publik adalah kostum Nayeon. Ia mengenakan pakaian bernuansa merah muda yang ternyata merupakan hasil modifikasi dari hoodie merek PINK.

Pakaian tersebut diubah menjadi rok mini yang tampak ringan dan menonjolkan gerakan dansanya.

Unggahan penggemar di media sosial yang membandingkan bentuk hoodie asli dengan hasil akhir kostum Nayeon menjadi viral, ditonton lebih dari satu juta kali hanya dalam waktu singkat.

Banyak warganet memuji penata gaya TWICE yang dinilai kreatif dan berani bereksperimen.

Bukan kali ini saja stylist TWICE menuai pujian. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, mereka juga diketahui mengubah bahan-bahan tidak konvensional, seperti handuk desainer terkenal, menjadi kostum panggung berkelas.

Kreativitas ini memperlihatkan bahwa fesyen di dunia hiburan tidak sekadar mengikuti tren, tetapi dapat menjadi karya seni tersendiri yang lahir dari imajinasi dan keterampilan.

Produk yang Dikenakan Tzuyu Langsung Terjual Habis

Dampak penampilan TWICE di VSFS 2025 tidak berhenti pada panggung.

Salah satu item busana yang dikenakan Tzuyu, yakni bra renda burgundy dari lini Wear Everywhere, langsung habis terjual di situs resmi Victoria’s Secret setelah acara ditayangkan.

Fenomena ini menegaskan pengaruh besar TWICE dalam menciptakan tren konsumsi global.

Setiap kali anggota TWICE mengenakan busana tertentu, produk tersebut hampir selalu meningkat penjualannya secara signifikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, merek internasional memang kerap menggandeng idol K-pop sebagai ikon fesyen karena daya jangkau mereka yang luas di kalangan muda.

Fenomena “efek TWICE” ini memperlihatkan bahwa musik, penampilan, dan mode kini tidak lagi berdiri terpisah, melainkan saling mendukung dalam membangun citra dan pengaruh di dunia hiburan modern.

Gelombang Respons dari Publik Internasional

Penampilan TWICE di VSFS 2025 menimbulkan gelombang reaksi di berbagai negara.

Media hiburan internasional menyoroti bagaimana grup ini berhasil menampilkan pertunjukan yang energik tanpa meninggalkan kesan elegan.

Beberapa majalah mode ternama menyebut kolaborasi ini sebagai “perpaduan ideal antara musik dan mode modern.”

TWICE dianggap membawa semangat baru ke dalam pertunjukan fesyen yang sebelumnya identik dengan citra sensual dan eksklusif.

Kini, VSFS tampil lebih inklusif dan berwarna, dengan sentuhan budaya Asia yang semakin diterima di panggung global.

Di media sosial, penonton menilai bahwa TWICE berhasil memecah stigma bahwa panggung mode hanya milik model profesional.

Mereka menghadirkan performa musikal yang tetap sesuai konteks acara tanpa mengurangi nilai artistik maupun komersialnya.

Banyak komentar memuji bagaimana grup ini menjaga keseimbangan antara citra lembut dan kepercayaan diri di atas panggung.

Hal ini dianggap selaras dengan perubahan arah Victoria’s Secret yang kini menonjolkan keberagaman dan pemberdayaan perempuan.

 Baca Juga: Ini Alasan Lee Chae Min Dapat Julukan Berondong Nasional Dari Media Korea

Makna dan Dampak Budaya

Lebih dari sekadar hiburan, penampilan TWICE di VSFS 2025 memiliki makna budaya yang cukup dalam.

Kehadiran mereka melambangkan integrasi budaya pop Asia dalam arus utama industri hiburan global.

Dulu, panggung seperti VSFS didominasi figur barat. Kini, penampilan grup K-pop menunjukkan bahwa industri hiburan tidak lagi terbatas pada satu wilayah atau ras, tetapi telah menjadi ruang lintas budaya.

TWICE membawa pesan bahwa daya tarik perempuan Asia tidak harus diukur dari standar barat.

Dengan gaya yang tetap sopan, elegan, dan penuh percaya diri, mereka mampu memancarkan pesona yang kuat dan autentik.

Selain itu, keberhasilan TWICE menjadi pembuka segmen PINK menunjukkan kepercayaan industri mode terhadap profesionalitas artis K-pop.

Dalam era digital saat ini, kemampuan menggabungkan musik, visual, dan citra fesyen menjadi nilai penting bagi keberhasilan artis global.

Penampilan mereka juga memperlihatkan sinergi antara kerja keras individu dan kolaborasi tim.

Dari latihan yang intensif, penataan busana yang kreatif, hingga kepekaan manajemen dalam membangun citra, semua elemen saling mendukung sehingga menghasilkan pertunjukan yang berkesan.

Penampilan TWICE di Victoria’s Secret Fashion Show 2025 bukan hanya peristiwa hiburan, tetapi juga cermin dari transformasi budaya populer dunia.

Meskipun sempat diwarnai kendala kesehatan pada salah satu anggota, TWICE berhasil menunjukkan profesionalisme tinggi di panggung internasional.

Kreativitas penata busana, dedikasi para anggota, serta respons positif dari publik menjadi bukti bahwa TWICE telah melampaui batas sebagai grup musik.

Mereka kini berdiri sebagai simbol pengaruh budaya Asia yang diterima secara luas di dunia global, membawa pesan bahwa keberagaman dan kerja keras dapat melahirkan daya tarik yang universal. (rani)

 

Editor : Ali Mustofa
#twice #tyuzu #kpop #Victoria s Secret