Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Film Sore: Istri dari Masa Depan Tembus Malaysia: Antusiasme Tinggi, Sheila Dara Disambut Hangat Fans Negeri Jiran

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 1 Oktober 2025 | 21:16 WIB
POSTER SORE : ISTRI DARI MASA DEPAN
POSTER SORE : ISTRI DARI MASA DEPAN

KUALA LUMPUR – Perfilman Indonesia kembali menorehkan pencapaian manis di kancah internasional.

Setelah sukses besar di Tanah Air dengan lebih dari 3 juta penonton, film Sore: Istri dari Masa Depan kini resmi tayang di Malaysia mulai Kamis, 25 September 2025.

Kehadiran film ini di layar bioskop negeri jiran langsung disambut dengan antusiasme luar biasa.

 

Sebelum tayang reguler, pihak produksi menggelar special screening sekaligus acara meet and greet di MyTown Shopping Center, Kuala Lumpur.

Tiket untuk acara khusus tersebut ludes hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, menandakan betapa tingginya rasa penasaran publik Malaysia terhadap film ini.

Suasana di lokasi meet and greet berlangsung hangat. Ratusan penggemar rela antre sejak pagi hanya untuk berjumpa dengan jajaran tim film.

Sorakan dan tepuk tangan menggema ketika sutradara Yandy Laurens, produser Suryana Paramita, serta pemeran utama Sheila Dara Aisha dan Dion Wiyoko naik ke panggung.

“Sheila Dara tampak terharu dengan sambutan meriah itu. Ia menyampaikan rasa gembira karena bisa hadir langsung dan berharap film ini tak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh hati penonton Malaysia.”

Asal-Usul Kisah dan Premis Menarik

Film ini merupakan adaptasi dari web series berjudul sama yang dirilis pada 2017, juga karya Yandy Laurens.

Kisahnya sederhana namun penuh daya tarik: tentang Jonathan (Dion Wiyoko), pria yang hidupnya kacau, lalu tiba-tiba kedatangan seorang perempuan bernama Sore (Sheila Dara) yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan. Kehadiran Sore menjadi titik balik dalam kehidupan Jonathan.

Dengan balutan genre fantasi-romantis dan sentuhan drama keluarga, Sore: Istri dari Masa Depan menyuguhkan tema universal: cinta, harapan, dan kesempatan untuk memperbaiki hidup.

Inilah yang membuat cerita film terasa dekat dengan penonton, meski dibumbui unsur lintas waktu.

Lebih istimewa lagi, sebagian pengambilan gambar dilakukan di luar negeri, termasuk Kroasia.

Lokasi internasional tersebut memberi sentuhan sinematik yang jarang dijumpai dalam film romantis Indonesia, sekaligus memperluas daya tariknya di pasar asing.

Rekor dan Kesuksesan di Indonesia

Sebelum menembus pasar Malaysia, film ini telah menorehkan prestasi besar di Indonesia.

Sejak dirilis, film ini meraup lebih dari 3 juta penonton, dengan pendapatan domestik mencapai sekitar 42,3 juta ringgit Malaysia atau setara Rp167,7 miliar (berdasarkan kurs saat itu).

Pencapaian ini menjadikannya salah satu film Indonesia terlaris di tahun 2025.

Popularitasnya bukan hanya karena kisah romantis yang menyentuh, melainkan juga kualitas produksi yang dianggap sebanding dengan film internasional.

Tak berhenti di situ, film ini juga berhasil menembus panggung bergengsi dunia.

Sore: Istri dari Masa Depan ditetapkan sebagai wakil resmi Indonesia dalam kategori Best International Feature Film di ajang Academy Awards (Oscar) 2026.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Komite Seleksi Oscar Indonesia pada awal September lalu.

Bagi sutradara Yandy Laurens, pencapaian itu adalah bukti bahwa cerita Indonesia bisa melintasi batas geografis.

“Cinta adalah bahasa universal. Kami percaya, apa yang kami ceritakan bisa dipahami siapa pun, meskipun berbeda negara dan budaya” ungkap Yandy dalam sesi jumpa fans di Kuala Lumpur.

 

Sambutan Hangat di Malaysia

Penayangan film ini di Malaysia berlangsung meriah. Tiket special screening habis hanya dalam sehari, dan para penggemar menunjukkan antusiasme tinggi.

Banyak penonton yang sudah mengenal film ini melalui media sosial dan pemberitaan dari Indonesia, sehingga rasa penasaran mereka semakin besar.

Kehadiran tim film dalam acara meet and greet juga mempererat hubungan emosional antara penggemar dan para pemain.

Banyak penonton yang membawa poster, merchandise, hingga bunga untuk diberikan kepada Sheila Dara dan Dion Wiyoko.

“Sheila Dara, yang memerankan tokoh Sore, mengatakan dirinya merasa seperti pulang ke rumah kedua. Menurutnya, Malaysia adalah pasar yang dekat secara budaya dengan Indonesia, sehingga ia berharap film ini dapat diterima dengan hangat.”

Tantangan dan Peluang di Pasar Luar Negeri

Meski sukses di Indonesia, menembus pasar asing bukan perkara mudah.

Film ini akan berhadapan dengan selera penonton Malaysia yang berbeda, persaingan dengan film lokal maupun film Hollywood, serta strategi distribusi yang lebih kompleks.

Namun, film ini memiliki banyak kelebihan untuk bisa bertahan lama di bioskop Malaysia:

Jika mampu memanfaatkan momentum ini, Sore: Istri dari Masa Depan bukan hanya menjadi hiburan populer, melainkan juga jembatan budaya antara Indonesia dan Malaysia.

Lebih dari Sekadar Film

Kesuksesan film ini menunjukkan perkembangan positif industri film Indonesia.

Kolaborasi internasional, kualitas cerita, dan strategi distribusi lintas negara membuka jalan bagi film-film Indonesia lain untuk ikut bersaing di kancah global.

Dengan capaian sebagai salah satu film terlaris, wakil Indonesia di Oscar 2026, dan kini berhasil menembus pasar Malaysia, Sore: Istri dari Masa Depan menegaskan bahwa film Indonesia tak kalah daya saing.

Seperti pesan dalam filmnya, kisah cinta dan harapan selalu punya tempat di hati penonton—di manapun mereka berada.

Editor : Ali Mustofa
#sheila dara #film indonesia #yandy laurens #Sore Istri dari Masa Depan #Sinema Indonesia