Nama Dimas Anggara Kembali Disorot, Kasus Lama Dugaan Kekerasan Tahun 2018 Mencuat di Tengah Polemik Baru
Redaksi Radar Kudus• Selasa, 24 Juni 2025 | 22:21 WIB
Foto Aktor Dimas Anggara
RADAR KUDUS - Nama aktor Dimas Anggara kembali menjadi sorotan publik setelah isu dugaan kekerasan terhadap aktor muda Kiesha Alvaro mencuat.
Polemik ini secara tidak langsung memantik ingatan publik terhadap kasus serupa yang pernah menyeret nama Dimas pada tahun 2018.
Peristiwa lama tersebut kembali ramai diperbincangkan, menimbulkan pertanyaan tentang pola perilaku dan integritas sang aktor di mata masyarakat.
Kronologi Dugaan Kekerasan Tahun 2018
Insiden yang melibatkan Dimas Anggara dan seorang pria bernama Fiqih Alamsyah terjadi pada tanggal 23 Februari 2018.
Lokasi kejadian berada di White House Kuliner, sebuah tempat makan yang berlokasi di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Menurut informasi yang beredar, insiden bermula dari perbedaan pendapat terkait menu makanan dalam konteks bisnis kuliner yang dijalankan bersama oleh Dimas dan Fiqih.
Kesalahpahaman tersebut diduga berujung pada tindakan kekerasan.
Fiqih melaporkan bahwa dirinya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari Dimas, termasuk dibentak, dilintir tangannya, serta mendapat ancaman secara verbal.
Akibat perlakuan tersebut, Fiqih mengaku mengalami tekanan psikologis dan memutuskan untuk membawa perkara ini ke ranah hukum.
Proses Pelaporan dan Penyelidikan
Fiqih Alamsyah resmi melaporkan Dimas Anggara ke Polsek Cilandak pada tanggal 24 Februari 2018, hanya sehari setelah kejadian berlangsung.
Laporan tersebut diterima dan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
Proses penyelidikan sempat dilakukan dengan memanggil saksi-saksi serta mengumpulkan bukti yang relevan.
Namun, setelah beberapa minggu, perkembangan kasus ini tidak lagi terdengar.
Media tidak lagi mengangkat pemberitaannya, dan publik pun tidak mengetahui dengan jelas bagaimana kelanjutan dari laporan tersebut.
Apakah kasus tersebut diselesaikan melalui jalur damai, mediasi, atau dihentikan karena alasan hukum tertentu semuanya masih menjadi tanda tanya.
Kasus lama yang sempat tenggelam kini kembali dibahas seiring mencuatnya dugaan kekerasan terhadap Kiesha Alvaro di lokasi syuting sinetron.
Kembali terseretnya nama Dimas Anggara dalam dua isu serupa membuat publik bertanya-tanya mengenai karakter dan etika kerja sang aktor, terutama di lingkungan profesional seperti industri hiburan.
Belum ada klarifikasi resmi dari pihak Dimas Anggara mengenai kedua tuduhan yang dialamatkan padanya.
Begitu pula dari pihak kepolisian yang menangani laporan tahun 2018, belum ada keterangan apakah kasus tersebut telah selesai atau masih berstatus terbuka.
Tuntutan Transparansi dari Publik
Dalam dunia hiburan, integritas dan profesionalisme menjadi sorotan utama, terlebih ketika seorang figur publik terlibat dalam konflik yang menyinggung kekerasan fisik maupun verbal.
Masyarakat kini menuntut adanya transparansi baik dari pihak Dimas Anggara maupun institusi penegak hukum terkait status kasus-kasus yang menyeret namanya.
Sebagai publik figur yang digemari, tindakan Dimas Anggara tidak hanya berdampak pada karier pribadinya, tetapi juga membawa konsekuensi terhadap persepsi masyarakat terhadap dunia hiburan secara keseluruhan.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya menyelesaikan setiap persoalan hukum secara terbuka dan akuntabel, terlebih jika menyangkut kekerasan. (Labib Azka)