RADAR KUDUS - Hati-hati, artikel ini mengandung spoiler.
Film Snow White versi Live Action telah ditayangkan di sejumlah bioskop sejak 21 Maret 2025.
Berikut beberapa perbedaan film Snow White versi animasi dengan Live Action-nya.
Secara garis besar, alur cerita Snow White 2025 tidak jauh dari berbeda dengan versi animasinya.
Melansir dari Variety, film Live Action menceritakan Ibu Snow White yang meninggal lalu ayahnya menikahi Ratu Jahat.
Ratu Jahat itu menyingkirkan ayahnya dan memaksa Snow White tumbuh sebagai pelayan dapur di kerajaannya.
Namun ada sejumlah adegan yang dipotong dan dikembangkan.
1. Lagu "Someday My Prince Will Come" Dihapus
Lagu ikonik Someday My Prince Will Come yang dikenal dari versi animasi Snow White dihapus dari adegan film live action.
Dalam cerita live action tidak ada karakter tentang pangeran tampan.
Snow White lebih ditonjolkan sebagai putri yang ingin seperti yang diinginkan ayahnya.
Cerita versi terbaru adalah tentang Snow White yang terdorong untuk merebut kembali kerajaannya dari Ratu Jahat.
Baca Juga: Film Petaka Gunung Gede Capai 1 Juta Penonton Kurang Dari Seminggu Sejak Tayang! Ini Sinopsisnya
2. Tidak Ada Peti Kaca di Snow White 2025
Salah satu adegan ikonik film Snow White versi animasi 1937 adalah saat ia tertidur di peti kaca setelah memakan apel beracun.
Namun, dalam versi Live Action ini tidak ada peti kaca.
Baca Juga: Alur Drama Korea Romance In The House : Pria Kembali setelah 11 tahun Menghilang dan Menjadi Kaya
Dalam versi remake-nya, para kurcaci meletakkan tubuh Snow White di atas batu di hutan dan memasang tenda terbuka di sekelilingnya yang dihiasi dengan bunga-bunga yang tergantung.
3. Tidak Ada Karakter Utama Pangeran Tampan
Snow White versi remake 2025 tidak bercerita tentang Pangeran Tampan yang menghapus kutukan dari Ratu Jahat.
Pangeran Tampan diganti dengan Jonathan, seorang perampok dari hutan yang diperankan oleh Andrew Burnap.
Jonathan pertama kali bertemu dengan Snow White di kerajaan saat dia mencuri kentang dari Ratu Jahat untuk memberi makan penduduk kota yang kelaparan.
4. Kurcaci Bisu Bisa Berbicara
Melansir dari Variety, film Snow White versi remake menampilkan kurcaci Dopey yang bisa berbicara.
Dalam film animasi tahun 1937, Dopey sama sekali tidak bisa berbicara.
Baca Juga: SIMAK! 8 Drama Korea Romantis yang Cocok untuk Menemani saat Libur Natal dan Tahun Baru
Dalam film baru, Dopey berbicara setelah Snow White berhasil membuka kunci kepercayaan dirinya.
Lalu di akhir film live-action, terungkap bahwa Dopey yang bertindak sebagai narator.
5. Kematian Ratu Jahat karena Si Cermin
Dalam film versi lama, Ratu Jahat mati setelah terjebak di tepi tebing.
Ratu Jahat ketika itu menggulung batu besar untuk menimpa para kurcaci yang membantu Snow White, tetapi batu tersebut disambar petir dan menyebabkan Ratu Jahat jatuh hingga mati.
Baca Juga: Ini Dia Nama Makanan-Makanan Korea yang Sering Muncul di Drama Korea, Ada Tteokbokki Sampai Ramyeon
Namun dalam film live-action, Ratu Jahat mati setelah bertanya pada Cermin Ajaib siapa yang paling cantik di antara mereka semua.
Cermin menjawab kecantikan itu akan selamanya menjadi Snow White.
Ratu Jahat lalu marah dan setelah menghancurkan cermin, dia akhirnya hancur dan tersedot ke dalamnya.
Editor : Mahendra Aditya