(Yaa thoybah, Yaa thoybah) (Yaa dawal 'ayaana) (Isytaqnaalik) (Wal hawa nadaana) (Wal hawa nadaana)
(Yaa thoybah, Yaa thoybah) Yaa thoybah (Yaa dawal 'ayaana) 'ayaana (Isytaqnaalik) (Wal hawa nadaana) Nadaana Wa nadaana (Wal hawa nadaana)
(Yaa thoybah, Yaa thoybah) (Yaa dawal 'ayaana) (Isytaqnaalik) Isytaqnaalik Wal hawa nadaana Wal hawa nadaana Wal hawa nadaana Wal hawa nadaana Wal hawa nadaana
Terjemahan Lirik "Ya Thoybah"
Ya Thoybah, Ya Thoybah Wahai negeri suci (Madinah), wahai negeri suci Wahai penyembuh hati yang gelisah Kami merindukanmu Dan cinta pun memanggil kami Dan cinta pun memanggil kami
(Ya Thoybah, Ya Thoybah) (Wahai penyembuh hati yang gelisah) (Kami merindukanmu) (Dan cinta pun memanggil kami) (Dan cinta pun memanggil kami)
Wahai Ali, putra Abu Thalib Dari kalianlah sumber segala anugerah Wahai tempat perlindungan bagi mereka yang meminta Di sisi kalianlah sebaik-baik pemuda
(Sebaik-baik pemuda) (Ya Thoybah, Ya Thoybah) (Wahai penyembuh hati yang gelisah) (Kami merindukanmu) (Dan cinta pun memanggil kami) (Dan cinta pun memanggil kami)
Wahai penyembuh hati yang gelisah Kami merindukanmu Dan cinta pun memanggil kami (Wahai penyembuh hati yang gelisah) (Kami merindukanmu) (Dan cinta pun memanggil kami)
Wahai cucu Hasan dan Husain Bagi Nabi, kalian adalah penyejuk hati Wahai pemuda surga Kakek kalian adalah pembawa Al-Qur'an Pembawa Al-Qur'an
(Ya Thoybah, Ya Thoybah) (Wahai penyembuh hati yang gelisah) (Kami merindukanmu) (Dan cinta pun memanggil kami) (Dan cinta pun memanggil kami)
(Ya Thoybah, Ya Thoybah) Ya Thoybah (Wahai penyembuh hati yang gelisah) Wahai penyembuh hati yang gelisah (Kami merindukanmu) (Dan cinta pun memanggil kami) Memanggil kami Dan memanggil kami (Dan cinta pun memanggil kami)
(Wahai penyembuh hati yang gelisah) (Kami merindukanmu) (Dan cinta pun memanggil kami) (Dan cinta pun memanggil kami) (Dan cinta pun memanggil kami) (Dan cinta pun memanggil kami) (Dan cinta pun memanggil kami)
Lagu Ya Thoybah mengungkapkan kerinduan mendalam kepada kota suci Madinah, tempat Rasulullah ﷺ dimakamkan, yang dianggap sebagai sumber ketenangan hati.
Liriknya juga memuji Ahlul Bait, khususnya Sayyidina Ali, Hasan, dan Husain, sebagai sosok penuh keberkahan dan teladan bagi umat Islam.
Selain itu, lagu ini menggambarkan cinta dan harapan untuk bisa mendekat kepada tempat serta figur yang mulia dalam Islam.
Secara keseluruhan, Ya Thoybah adalah doa dan seruan hati yang merindukan Madinah dan keagungan ajaran Rasulullah ﷺ.(*)