Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Netizen Serukan Boikot Usaha Raffi Ahmad dan Keluarga, Kenapa?

Nibros Hassani • Minggu, 25 Agustus 2024 | 20:34 WIB

Raffi Ahmad (tengah) hadir dalam kegiatan bersama pejabat. Instagram @raffinagita1717
Raffi Ahmad (tengah) hadir dalam kegiatan bersama pejabat. Instagram @raffinagita1717

RADAR KUDUS – Setelah viralnya peringatan darurat, Erina Gudono, hingga memakukan Revisi UU Pilkada, kini sejumlah netizen di media sosial memulai ajakan untuk memboikot usaha milik Raffi Ahmad dan keluarganya.

Netizen menduga usaha hiburan RANS Entertainment serta bidang lainnya sering menjadi tempat cuci uang para pejabat yang dekat dengan Raffi Ahmad.

Dalam perbincangan itu, nama Kaesang, anak Jokowi juga disebut sebagai salah satu pemilik saham RANS Entertainment terbesar.

Baca Juga: Puluhan Selebriti dan Musisi Pasang Peringatan Darurat Demokrasi di Medsos hingga Sindiran saat Konser, Siapa Saja?

Baca Juga: Terbaru! Isu Video Syur dan Perselingkuhan Mereda, Azizah Salsha Pilih Umrah Temani Pratama Arhan

“Boikot brand-brand yang masih bekerja dan mendukung mereka, sama kaya kita ngeboikot starbucks,” tulis akun @wordfa***, yang mendapat lebih dari 7 juta penayangan di Twitter/X.

Seruan ini muncul di media sosial Twitter/X sejak Sabtu (24/8/2024). Netizen juga beralasan Raffi Ahmad adalah influencer yang terlihat dekat dengan para pejabat nasional dan mendukung program-program mereka.

Baca Juga: Full Video Syur Diduga Mirip Azizah Salsha di Twitter X dan Telegram, Netizen: Share Link Gan!

Baca Juga: VIRAL! Kue Bridal Shower Azizah Salsha Disorot karena Bertuliskan Azizah Jangan Selingkuh!

Netizen bahkan ikut mendaftar sejumlah brand yang bekerja sama dengan Raffi Ahmad.

Mereka mengira, daftar usaha milik Raffi yang diduga berkembang banyak juga merupakan hasil dari kerjasama bisnis cuci uang.

“Curiga kalau kelakuan influencer beberapa itu bukannya hanya karena gak punya empati dan serakah. Tapi juga karena udah terlanjur masuk lingkaran setan dan juga karna “takut”, tulis akun @jack********.

Baca Juga: Pratama Arhan Diduga Jatuhkan Talak Tiga ke Azizah Salsha karena Isu Perselingkuhan

Baca Juga: Jessica Kumala Wongso Resmi Bebas Bersyarat, Netizen Malah Salfok Wajahnya Makin Glowing dan Cantik, Dia Rutin Nyalon?

“Boikot brand besar itu ngefek loh,” tulis akun @callme****.

Selain seruan boikot, para netizen juga mengajak untuk menyebarkan  budaya cancel culture kepada para influencer atau seleb yang diduga berafiliasi dan mendukung “pemerintahan Mulyono”.

Cancel Culture sendiri merupakan ajakan boikot atau ajakan untuk menolak seorang figur, merek, brand, acara, hingga film.

Baca Juga: Maxwell Tampilkan Tari Piring Bareng Nabil dan Yesaya dalam Final Chapter Clash of Champions Ruang Guru

Baca Juga: Film Dosen Ghaib Diduga Manfaatkan Tragedi Dokter PPDS untuk Promo, Rumah Produksi Dheeraj Kalwani Disorot

Cancel Culture biasanya diserukan saat seseorang atau merek tersebut telah diketahui oleh masyarakat berperilaku tidak menyenangkan.

Editor : Abdul Rokhim
#mulyono #raffi ahmad #viral di medsos #amy qanita #RANS Entertaiment #peringatan darurat