Radar Kudus - Berikut ini Lirik lagu Ciinan Bana yang dinyanyikan Live Musik oleh Niken Salindry:
Sabana ciinan ondeh ndeh
Sabana katuju
Rindu bana taragak bana
Jikok indak batamu pandang
Sabanalah suko ondeh ndeh
Sabanalah nio
Datanglah datang
Tamui denai katokan cinto jo raso sayang
Malu malu, malu denai tamalu
Mato lincah mambuek salah tingkah
Dek uda gagah bana
Mandayo sungguah mandayo
Lah bakraso denai nan punyo
Kanai hati sabana kanai hati
Siang malam uda yo nan tabayang
Mimpi denai bamimpi
Uda jadi sandaran hati
Lah bak raso di pelaminan
Sabana ciinan ondeh ndeh
Sabana katuju
Rindu bana taragak bana
Jikok indak batamu pandang
Sabanalah suko ondeh ndeh
Sabanalah nio
Datanglah datang
Tamui denai katokan cinto jo raso sayang
Terjemahan Arti Bahasa Indonesia
Malu malu, malu aku tersipu malu
Mata lincah membuat salah tingkah
Kamu benar-benar gagah, menggoda sungguh menggoda
Rasanya seperti aku yang memiliki
Kena di hati sebenarnya kena di hati
Siang malam kamu yang terbayang
Mimpi aku bertemu kamu yang menjadi sandaran hati
Rasanya bagaikan di pelaminan
(Reff)
Sebenarnya cinta yang datang
Semua arah yang dituju
Rindu yang besar, terasa besar
Jika tidak ada kamu yang kupandang
Bersama suka, semua bersama
Semua sudah jelas
Datanglah, datanglah
Temui aku katakan cinta dan rasa sayang
Makna Lagu Ciinan Bana
Lirik "Malu Malu, Malu Aku Tersipu Malu" menggambarkan perasaan tersipu malu yang tak terelakkan ketika dihadapkan pada seseorang yang menggoda dan menarik perhatian.
Mata yang lincah memperburuk tingkah laku yang kikuk. Orang yang gagah itu sungguh memikat hati dan membuat merasa memiliki hubungan yang istimewa.
Perasaan ini sangat dalam, seperti menjadi bagian dari hati yang sebenarnya.
Pikiran tentang dia tak henti-hentinya mengisi hari-hari, bahkan mimpi pun diwarnai dengan bayangannya yang menjadi tempat berlindung dan membawa kebahagiaan. Kesempatan bertemu dengannya terasa seperti momen yang paling penting, sebagaimana di saat pelaminan.
Dalam refreinnya, lagu ini menyampaikan bahwa cinta yang hadir dan segala arah yang dituju murni karena kerinduan yang besar, yang hanya bisa terpenuhi dengan kehadiran yang dituju.(mahendra)
Editor : Ali Mustofa