Niken Salindry bersama Kembar Campursari menampilkan lagu berbahasa jawa yang berjudul Jejantunging Kalbu.
Berikut adalah lirik dari lagu ini:
Nyendhero pundhakku tak elus rikmamu
Ojo mung sujono duh wong bagus
Ngalem o mring aku tak sawang esemmu
Yo mung siro jejantunging kalbu
Parasmu tansah hanglamlami ati
Sinawung wulane ndadari
Ririhing pangucapmu kang tansah ngreridhu
Eling esemmu sayangku
Siro mung dadyo puspito aneng nendro
Ngamboro ambidhung nolo
Angenku amung tansah sumandhing klawan siro
Parandene timbangono
Nyendhero pundhakku tak elus rikmamu
Ojo mung sujono duh sayangku
Ngalem o mring aku tak sawang esemmu
Yo mung siro jejantunging kalbu
Sumebyar e lintang rinenggo imbang e tawang
Yo mung siro duh kangmas kangsun sayang
Siro prasetyaku ugo ngrenggani tresnaku
Kene tak kudang sayangku
Nyendhero pundhakku ku belai rambutmu
Ojo mung sujono duh sayangku
Ngalem o mring aku tak sawang esemmu
Yo mung siro jejantunging kalbu
Terjemahan Arti Bahasa Indonesia
Bersandar di bahuku, aku tidak membelaimu
Jangan curiga wahai orang baik
Manjalah kepadaku, kulihat senyumanmu
hanyalah dirimu jantung hatiku
Wajahmu selalu menghangatkan hati
Seperti cahaya bulan yang menyinari
Lirih suara yang selalu membuatku rindu
Ingat senyummu sayangku
Aku Hanya ingin menjadi bunga yang membahagiakanmu
Mengembara di dalam jantung hatiku
Harapanku ingin bersanding denganmu
Ini layak untuk dipertimbangkan
Bersandar di bahuku, aku tidak membelaimu
Jangan curiga wahai orang baik
Manjalah kepadaku, kulihat senyumanmu
hanyalah dirimu jantung hatiku
Seperti bintang-bintang di taman
Hanya dirimu yang ku sayang
Lihat janjiku untuk menjaga cintaku
sini bermanjalah sayangku
Bersandar di bahuku, aku tidak membelaimu
Jangan curiga wahai orang baik
Manjalah kepadaku, kulihat senyumanmu
hanyalah dirimu jantung hatiku
Makna Lagu Niken Salindry - Jejantunging Kalbu
Lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang dalam dan kesetiaan yang tulus.
Penyanyi menyatakan bahwa meskipun dia bersedia memberikan tempat untuk bersandar, dia tidak akan pernah mengkhianati atau menyakiti pasangannya.
Senyum dan kehangatan dari orang yang dicintainya menjadi sumber kebahagiaan dan ketenangan dalam hidupnya.
Penyanyi juga mengekspresikan harapannya untuk selalu bersama dan saling melengkapi satu sama lain, dengan janji untuk menjaga dan merawat cinta mereka dengan penuh kasih sayang. (Mahendra)
Editor : Ali Mustofa