RADAR KUDUS - Hari ini tanggal 27 Mei Banyak pengguna media sosial yang membagikan momen lucu dengan menggunakan sound legendaris "27 Bulan Mei."
Tidak hanya trending di X (Twitter), warga TikTok juga turut meramaikan penggunaan sound tersebut.
Sebelumnya, lagu milik Brother PBSU 275.
Lagu itu berjudul "Tongkrongan Kami Sopan" mendadak kembali populer.
Lagu "27 Bulan Mei" ini merupakan bagian dari karya Brother PBSU 275, yang merujuk pada tanggal 27 Mei yang jatuh pada hari ini.
Lagu itu awalnya viral menjadi sound TikTok pada 2022 lalu.
Awal Mula Lagu Tongkrongan "27 Bulan Mei"
Lagu "Tongkrongan Kami Bukan Tongkrongan Pecundang" yang kini viral di TikTok berasal dari salah satu video YouTube berjudul "Brother Pbsu 275 S.k.u Tongkrongan Kami Sopan."
Meski tidak ada peringatan khusus pada lagu "27 Bulan Mei," antusiasme warganet.
Bahkan tren sound '27 bulan Mei' terus berlanjut setiap tahunnya, menjadi hiburan bagi pengguna media sosial di Indonesia.
Hari Penting Nasional di Tanggal 27 Mei
Hari Jamu Nasional
Hari Jamu Nasional diperingati setiap tanggal 27 Mei. Dikutip dari situs Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.
Hari ini diperingati untuk mengangkat kembali eksistensi jamu di Indonesia.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat itu menetapkan tanggal 27 Mei 2008 sebagai Hari Kebangkitan Jamu Indonesia sekaligus meresmikan jamu sebagai kearifan lokal.
Penetapan Hari Jamu Nasional bermula ketika eksistensi jamu di Indonesia mulai pudar.
Untuk diketahui, jamu adalah singkatan dari dua kata, yaitu jampu yang artinya doa atau obat dan husada yang berarti Kesehatan.
Maka jamu artinya obat untuk meningkatkan Kesehatan.
Hari Sejuta Kiblat
Hari Sejuta Kiblat merupakan hari pengukuran arah kiblat.
Seluruh masyarakat di Indonesia dapat melakukan ini secara serentak.
Dikutip dari akun Instagram resmi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, hari ini bertepatan dengan peristiwa Istiwa Azam atau Rashdul Kiblat.
Peristiwa Istiwa Azam adalah momen di mana Matahari melintas tepat di atas Ka'bah.
Peristiwa ini akan terjadi pada tanggal 27 Mei 2024.
Saat posisi Matahari melintas tepat di atas ka'bah, masyarakat Indonesia bisa mengukur sendiri arah kiblat untuk di rumah, sekolah, maupun tempat kerja.
Editor : Dzikrina Abdillah