RADAR KUDUS - Drama Korea Pyramid Game telah menayangkan dua episode terakhirnya pada Kamis (21/3).
Di ending cerita Pyramid Game, penonton akhirnya mengetahui mengetahui apakah Su-ji dan kawan-kawannya bisa mengakhiri permainan.
Pada akhir cerita, ditunjukkan Im Ye-lim (Kang Na-eon) yang jadi sekutu Su-ji kolaps.
Kebenaran terungkap ternyata saat itu Ye Lim diselamatkan oleh Cho Woo Ri dari orang yang menguntitnya dan menyamar menjadi badut beruang.
Di sisi lain, Da-yeon (Hwang Hyun-jung) malah terpilih berada di peringkat F.
Ha-rin (Jang Da-a) yang lepas kontrol karena tak bisa membuat Ja-eun (Ryu Da-in) berada di peringkat terbawah, mengamuk dan memukul Jae-eun.
Da-yeon menolak menjadi korban perisakan dan mengatakan bahwa permainan pyramid game sudah tidak valid lagi.
Mendengar pernyataan Da-yeon, Su-ji (Bona WJSN) lantas mengatakan bahwa jika memang sudah tidak valid, maka pyramid game sudah saatnya dihentikan selamanya.
Soo Ji kemudian melakukan voting untuk menghapus Pyramid Game.
Hasil voting tersebut akhirnya sebagian besar siswi menolak adanya Pyramid Game termasuk Do Ah.
Saat kejadian itu, diam-diam ternyata Do Ah melakukan siaran langsung yang direkam dari kamera tersembunyi.
Pyramid Game pun akhirnya tersebar ke publik hingga media dengan cepat.
Jae-eun dan beberapa teman yang lain juga ikut merekam bukti-bukti yang ada, termasuk persekutuan antara kepala sekolah dan para orang tua dari murid-murid kaya.
Bukti-bukti ini dirilis ke publik, dan membuat permainan pyramid game akhirnya dihentikan untuk selamanya.
Mereka yang terlibat mendapatkan hukuman, termasuk Do-ah, Ye-rim, Hae-jun, dan Ji-ae (Kim Se-hee).
Namun karena mereka ikut berperan membongkar kejahatan ini, mereka cenderung cepat dimaafkan.
Akhir Hubungan Su-ji, Jae-eun, dan Ha-rin Ha-rin yang mengetahui video bukti-bukti mengajak Jae-eun untuk bertemu.
Ia menyuruh Jae-eun untuk minum racun, tapi Ja Eun menolaknya.
Ha-rin lantas membakar kelas dan berniat ikut mati terbakar di dalamnya, hanya agar Jae-eun nantinya merasa bersalah atas kematiannya.
Hingga di ending Pyramid Game, Ha Rin mengalami luka dan membuat neneknya kecewa lantaran bersikap ceroboh.
Keluarga Ha Rin juga p mengungkap bahwa gadis itu sebenarnya adalah anak adopsi.
Keluarga angkat Ha Rin membatalkan adopsi atas gadis itu.
Mereka juga mengirimkan Ha Rin ke rumah sakit terpencil dan keberadaannya akan dilupakan.
Semester baru dimulai dan Su Ji serta teman-temannya kembali bersekolah.
Kelas yang ditempati Su Ji kedatangan siswi kembar yang diperankan Jang Gyuri dan Kim Gyuri
Mereka adalah putri pemilik yayasan yang baru.
Namun, kedua siswi kembar itu berencana memainkan permainan piramida seperti yang digagas Ha Rin.
Dalam versi webtoon, dua siswi tersebut tidak ada dalam cerita.
Ending cerita digambarkan sangat jelas di mana tidak ada lagi permainan yang mengurutkan ranking status sosial.
Ending "Pyramid Game" ini seolah mengisyaratkan akan adanya season 2.
Apalagi, Su Ji tampak tersenyum penuh arti ketika melihat kedatangan dua siswi itu.
Su Ji seolah ingin menunjukkan dirinya siap menghadapi siapa pun yang berniat mengembalikan permainan itu.
Apakah kamu setuju adanya Pyramid Game season 2?
Ending Pyramid Game Versi Webtoon Berbeda dengan Versi Drama
Setelah Pyramid Game runtuh, beberapa siswa kelas 2-5 yang berasal dari kalangan orang kaya dikirim untuk belajar di luar negeri.
Seperti Seo Do ah hingga Jung Yeondu.
Sedangkan siswa yang masih di Love High School dilebur ke kelas lain, seperti Sung Soo Ji, Myeong Ja eun, Song Jaehyeong, Pyo Jiae, hingga Lim Ye rim.
Di sisi lain, beberapa siswa yang terbukti melakukan kekerasan fatal mendapat hukuman.
Seperti Bang Ui yang dipenjara karena menyiram cairan asam ke Baek Harin.
Adegan ini dihilangkan dalam versi Drama.
Lalu Gu Seolha dan Kim Dayeon yang melakukan kekerasan.
Baek Harin juga menyerahkan diri karena kesalahannya mencetuskan Pyramid Game.
Meski begitu, di versi Webtoon ia tetap menjadi satu-satunya pewaris Grup Baekyeon.
Hal ini berbeda dengan versi Drama di mana keluarga Ha Rin memutuskan untuk membatalkan adopsi dan membuang Ha Rin ke tempat terpencil.
Editor : Dzikrina Abdillah