Harga BBM Pertamina Berubah, Pertamax Turbo Kini Rp18.300 per Liter

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:42 WIB
ISI BBM: Pengendara mengisi kendaraannya dengan BBM Pertamax di SPBU Modern Rendeng Kudus. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
ISI BBM: Pengendara mengisi kendaraannya dengan BBM Pertamax di SPBU Modern Rendeng Kudus. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

RADAR KUDUS – Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi kembali mengalami penyesuaian.

Mulai Sabtu, 29 Agustus 2026, terdapat sejumlah produk BBM Pertamina yang mengalami perubahan harga.

Pergerakan harga tersebut tentu menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan yang harus memperhitungkan pengeluaran untuk kebutuhan bahan bakar dalam aktivitas sehari-hari.

Kali ini, penyesuaian tidak terjadi pada seluruh jenis BBM karena beberapa produk masih dipasarkan dengan harga yang sama seperti sebelumnya.

Salah satu produk yang mengalami penurunan cukup terlihat adalah Pertamax Turbo.

Harga BBM tersebut kini menjadi Rp18.300 per liter, setelah sebelumnya berada di angka Rp19.300 per liter.

Penurunan juga terjadi pada Pertamax Green 95.

BBM yang menggunakan kandungan bioetanol tersebut kini dijual dengan harga Rp16.600 per liter, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya sebesar Rp17.000 per liter.

Meski ada dua produk yang mengalami penurunan, harga beberapa BBM Pertamina lainnya belum berubah.

Pertamina Dex masih berada pada level Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite tetap dipasarkan dengan harga Rp19.700 per liter.

Hal serupa berlaku untuk Pertamax RON 92 yang masih dibanderol Rp15.950 per liter.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penetapan harga BBM non-subsidi dilakukan melalui evaluasi secara berkala.

Menurutnya, proses penyesuaian tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Pertamina mempertimbangkan ketentuan dan arahan pemerintah sekaligus melihat perkembangan berbagai indikator ekonomi.

Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan antara lain pergerakan harga rata-rata minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta kemampuan daya beli masyarakat.

"Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," kata Kitty.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut sekaligus berkaitan dengan upaya Pertamina menjaga ketersediaan pasokan BBM di tingkat nasional.

Dengan pasokan yang terjaga, kebutuhan masyarakat terhadap BBM diharapkan tetap dapat dipenuhi.

Daftar Harga BBM Pertamina 29 Agustus 2026

Untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen, berikut harga BBM non-subsidi Pertamina yang berlaku mulai 29 Agustus 2026:

Editor : Ali Mustofa
bbm pertamina agustus pertamax turbo nilai tukar rupiah harga bbm