RADAR KUDUS – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan Senin (24/8/2026).
Pelemahan tersebut membuat posisi dolar AS semakin menjauh dari level psikologis Rp18.000.
Berdasarkan data Bloomberg yang dikutip pada Senin pagi, dolar AS tercatat turun 3 poin atau sekitar 0,02 persen ke level Rp17.691.
Penurunan ini melanjutkan kecenderungan pelemahan dolar AS yang sudah terlihat sejak perdagangan pekan lalu.
Pergerakan nilai tukar juga menjadi sorotan setelah Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen.
Sehari sebelumnya, tepatnya pada Jumat (21/8/2026), dolar AS juga bergerak turun dan berada di kisaran Rp17.700.
Pergerakan terbaru tersebut cukup berbeda dibandingkan kondisi beberapa waktu sebelumnya.
Saat itu, dolar AS sempat bertahan cukup lama di kisaran Rp17.900 hingga mendekati Rp18.000.
Editor : Ali Mustofa