Pemegang Saham Loyal Metals Setujui Akuisisi BUMI Senilai A$79,1 Juta

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:45 WIB
Ilustrasi saham
Ilustrasi saham

RADAR KUDUS - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mendapat lampu hijau dari pemegang saham Loyal Metals Ltd untuk mengambil alih 100 persen saham perusahaan tambang asal Australia tersebut. Persetujuan dalam Scheme Meeting pada 20 Agustus 2026 menjadi tahapan penting bagi BUMI untuk memperluas portofolio bisnisnya ke komoditas tembaga dan emas di Australia.

Berdasarkan hasil pemungutan suara yang diumumkan Loyal Metals, 99,86 persen suara yang diberikan pemegang saham mendukung skema akuisisi. Jika dihitung berdasarkan pemegang saham yang hadir dan menggunakan hak suara, dukungan terhadap transaksi tersebut mencapai 95,96 persen.

Akuisisi dilakukan melalui skema scheme of arrangement yang tunduk pada ketentuan Part 5.1 Corporations Act 2001 Australia. Berdasarkan kesepakatan yang diumumkan pada April 2026, BUMI atau anak usaha yang sepenuhnya dimiliki perseroan akan membeli seluruh saham Loyal Metals dengan pembayaran tunai A$0,45 per saham. Nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar A$79,1 juta.

Baca Juga: Saham BUMI Tembus Rp202, Investor Asing Catat Net Buy Rp273 Miliar

Nilai penawaran tersebut sebelumnya memberikan premium 40,6 persen dibandingkan harga penutupan saham Loyal Metals pada 24 April 2026 sebesar A$0,32. Penawaran A$0,45 per saham juga mencerminkan premium 49,6 persen terhadap rata-rata harga tertimbang berdasarkan volume (10-day VWAP) Loyal pada periode yang sama.

Meski persetujuan pemegang saham telah diperoleh, transaksi belum otomatis dinyatakan selesai. Tahap berikutnya masih mencakup proses persetujuan pengadilan di Australia serta pemenuhan persyaratan pendahuluan lain yang ditetapkan dalam skema akuisisi.

Dokumen transaksi Loyal Metals menunjukkan Supreme Court of Western Australia dijadwalkan menggelar sidang lanjutan pada 24 Agustus 2026 untuk mempertimbangkan pengesahan skema tersebut. Sebelumnya, Scheme Booklet telah melalui proses pengajuan kepada Australian Securities and Investments Commission (ASIC), sementara skema akuisisi memang dirancang agar baru mengikat setelah persyaratan hukum dan persetujuan pengadilan terpenuhi. 

Artinya, persetujuan pemegang saham pada 20 Agustus merupakan salah satu tahapan utama, bukan penanda bahwa seluruh proses pengambilalihan telah rampung. Hal ini juga penting karena skema scheme of arrangement Australia mensyaratkan persetujuan pemegang saham dengan ambang suara tertentu sebelum masuk ke tahap pengesahan pengadilan.

Bagi BUMI, transaksi tersebut memiliki arti strategis karena memperkuat upaya diversifikasi bisnis di luar batu bara. Loyal Metals memiliki proyek Highway Reward di Queensland yang berfokus pada tembaga dan emas, sementara perusahaan juga mempunyai aset mineral di Kanada. Dalam pengumuman awal transaksi, Loyal menyebut akuisisi tersebut sekaligus memberikan kepastian nilai tunai kepada pemegang saham dan mengurangi risiko pengembangan proyek.

Highway Reward menjadi salah satu aset yang menarik perhatian dalam transaksi ini. Data Loyal Metals menunjukkan proyek tersebut memiliki sejarah produksi tembaga dan emas, sedangkan hasil pengeboran terbaru perusahaan juga menunjukkan keberlanjutan sistem mineralisasi tembaga-emas di bawah area tambang terbuka bersejarah. Pada salah satu hasil pengeboran, lubang 25HRDD003 menghasilkan interval 179 meter dengan kadar 1,47 persen CuEq.

Langkah BUMI mengambil alih Loyal Metals juga sejalan dengan strategi perseroan untuk memperbesar kontribusi bisnis mineral dan mengurangi ketergantungan terhadap batu bara. Dalam informasi resminya, BUMI menyatakan fokus perusahaan mencakup pengembangan aset pertambangan, peningkatan produksi serta membawa sejumlah aset mineral menuju tahap produksi.

Dari sisi kinerja, BUMI mengawali 2026 dengan pertumbuhan yang kuat. Pada kuartal I 2026, perseroan mencatat pendapatan US$417,7 juta, naik 19,7 persen secara tahunan. Laba bersih mencapai US$41,1 juta, meningkat 36,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi batu bara juga mencapai 19,2 juta ton, sementara penjualan tercatat 19,1 juta ton.

Dengan persetujuan pemegang saham Loyal Metals, fokus transaksi kini bergeser ke penyelesaian tahapan hukum dan administratif sebelum pengambilalihan efektif. Karena itu, meski BUMI telah memperoleh dukungan kuat dari pemegang saham target, kepemilikan 100 persen atas Loyal Metals belum dapat dianggap berpindah sebelum seluruh persyaratan transaksi dan proses pengadilan diselesaikan.

Editor : Mahendra Aditya
Bumi Resources Loyal Metals akuisisi Loyal Metals tambang tembaga dan emas Australia saham BUMI