RADAR KUDUS – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami perubahan pada Jumat (14/8/2026).
Berdasarkan harga yang tercantum di laman Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.664.000, turun Rp36.000 dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp2.700.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam kini berada di angka Rp2.510.000 per gram.
Harga emas batangan Antam dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu mengikuti pembaruan harga yang ditetapkan oleh perusahaan.
Karena itu, calon pembeli maupun pemilik emas yang hendak melakukan transaksi disarankan memperhatikan harga terbaru sebelum melakukan pembelian atau buyback.
Ketentuan Pajak Emas Antam
Dalam transaksi buyback, terdapat ketentuan pajak yang perlu diperhatikan. Untuk transaksi dengan nilai lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.
Pajak tersebut akan dipotong secara langsung dari nilai transaksi buyback pada saat pembayaran dilakukan.
Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen yang dihitung berdasarkan harga dasar emas sebagaimana tercantum di laman resmi Logam Mulia.
Daftar Harga Emas Antam 14 Agustus 2026
Berikut harga dasar emas Antam berdasarkan ukuran pecahannya:
- 0,5 gram: Rp1.382.000
- 1 gram: Rp2.664.000
- 2 gram: Rp5.268.000
- 3 gram: Rp7.877.000
- 5 gram: Rp13.095.000
- 10 gram: Rp26.135.000
- 25 gram: Rp65.212.000
- 50 gram: Rp130.345.000
- 100 gram: Rp260.612.000
- 250 gram: Rp651.265.000
- 500 gram: Rp1.302.320.000
- 1.000 gram: Rp2.604.600.000
Dengan harga Rp2.664.000 per gram, emas Antam ukuran 1 gram mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara harga buyback berada di level Rp2.510.000 per gram.
Pergerakan harga emas tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat.
Terutama bagi investor yang berencana membeli emas sebagai instrumen investasi maupun pemilik emas yang ingin melakukan penjualan kembali.
Editor : Ali Mustofa