Harga Emas Pegadaian 10 Agustus 2026 Kompak Naik, Antam Tembus Rp2,798 Juta per Gram

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 07:41 WIB
Ilustrasi emas antam
Ilustrasi emas antam

RADAR KUDUS - Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian kompak mengalami kenaikan pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Penguatan terjadi di berbagai ukuran, dengan emas Antam 1 gram menjadi yang paling mahal di antara tiga produk tersebut, yakni Rp2.798.000.

Berdasarkan daftar harga Pegadaian, emas UBS 1 gram berada di Rp2.729.000, sedangkan Galeri24 dijual Rp2.669.000. Dibandingkan perdagangan sebelumnya, harga Antam naik Rp42.000, UBS meningkat Rp44.000, dan Galeri24 bertambah Rp38.000.

Kenaikan serentak ini membuat pergerakan harga emas kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama investor yang sedang mempertimbangkan pembelian emas fisik maupun pemilik emas yang ingin memantau nilai asetnya.

Untuk ukuran 0,5 gram, Antam kini dihargai Rp1.451.000. Galeri24 berada di Rp1.400.000, sedangkan UBS menjadi produk termahal untuk ukuran tersebut dengan harga Rp1.474.000.

Pada keping 2 gram, harga Antam mencapai Rp5.533.000. UBS berada di Rp5.415.000 dan Galeri24 Rp5.273.000.

Kenaikan juga berlanjut pada pecahan 5 gram. Antam dipasarkan Rp13.754.000, UBS Rp13.381.000, sementara Galeri24 berada di Rp13.087.000.

Untuk ukuran 10 gram, Antam dijual Rp27.451.000. Harga UBS mencapai Rp26.620.000 dan Galeri24 Rp26.103.000.

Sementara pada ukuran 25 gram, harga emas Antam mencapai Rp68.497.000. UBS berada di Rp66.419.000 dan Galeri24 Rp64.908.000.

Perbedaan harga semakin besar ketika masuk ke pecahan 50 gram. Antam dibanderol Rp136.911.000, UBS Rp132.565.000, sedangkan Galeri24 Rp129.712.000.

Untuk keping 100 gram, Antam berada di Rp273.741.000. UBS dijual Rp265.026.000 dan Galeri24 Rp259.296.000.

Pada ukuran besar, Galeri24 menyediakan keping 250 gram dengan harga Rp646.647.000 dan 500 gram seharga Rp1.293.293.000. Sementara ukuran 1 kilogram Galeri24 mencapai Rp2.586.586.000.

Dalam daftar Pegadaian pada hari ini, emas Antam dan UBS ukuran 1.000 gram belum tersedia. Galeri24 menjadi satu-satunya dari tiga merek tersebut yang tercantum untuk ukuran 1 kilogram.

Jika dibandingkan langsung, Antam menjadi produk dengan harga jual paling tinggi pada ukuran 1 gram. Namun, harga jual bukan satu-satunya angka yang perlu diperhatikan calon investor.

Harga buyback juga penting karena menunjukkan nilai yang diterima ketika emas dijual kembali. Pada 10 Agustus 2026, buyback Antam 1 gram berada di Rp2.490.000, UBS Rp2.490.000, sedangkan Galeri24 Rp2.498.000.

Artinya, terdapat selisih antara harga ketika emas dibeli dan nilai ketika emas dijual kembali. Untuk Antam 1 gram, spread tersebut mencapai Rp308.000. UBS memiliki selisih Rp239.000, sementara Galeri24 sekitar Rp171.000.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa kenaikan harga emas tidak otomatis berarti investor langsung memperoleh keuntungan. Harga emas perlu bergerak cukup tinggi untuk menutup selisih antara harga pembelian dan harga jual kembali.

Pegadaian sendiri menyediakan informasi harga emas secara berkala melalui kanal resminya. Pergerakan harga dapat berubah mengikuti kondisi pasar sehingga angka yang tercantum pada satu waktu tidak menjadi jaminan harga pada transaksi berikutnya.

Secara umum, harga emas dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah, kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, serta tingkat ketidakpastian di pasar keuangan. Pegadaian juga menempatkan emas sebagai salah satu instrumen yang dapat digunakan masyarakat untuk diversifikasi dan menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Data pemerintah juga menunjukkan bahwa emas global masih berada dalam tren harga tinggi pada 2026. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat harga rata-rata emas 2026 hingga akhir April berada sekitar US$4.829 per troy ounce, meningkat dibandingkan rata-rata 2025 sebesar US$3.444 per troy ounce. Data tersebut bersumber dari Bloomberg dan menunjukkan kenaikan sekitar 40 persen dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya.

Kondisi pasar global tersebut menjadi salah satu konteks penting ketika membaca kenaikan harga emas ritel di Indonesia. Meski demikian, harga emas batangan di Pegadaian tidak hanya mengikuti harga spot dunia karena masih dipengaruhi kurs rupiah, biaya produksi, distribusi, merek, ukuran keping, serta mekanisme jual dan beli masing-masing produk.

Bagi masyarakat yang ingin membeli emas pada awal pekan ini, perbandingan harga menjadi penting. Antam menawarkan harga 1 gram tertinggi di antara tiga merek, sedangkan Galeri24 memiliki harga jual lebih rendah. UBS berada di antara keduanya.

Namun, keputusan tidak sebaiknya hanya didasarkan pada harga termurah. Likuiditas, reputasi produk, spread buyback, biaya transaksi, dan kebutuhan investasi dalam jangka waktu tertentu juga perlu diperhitungkan.

Pegadaian memungkinkan pembelian emas melalui outlet maupun layanan digitalnya. Produk emas juga tersedia dalam berbagai ukuran sehingga masyarakat dapat menyesuaikan pembelian dengan kemampuan dana dan tujuan investasi. Informasi harga resmi sebaiknya menjadi acuan utama sebelum melakukan transaksi.

Dengan kenaikan serentak pada Senin, 10 Agustus 2026, harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 kembali memperlihatkan penguatan. Antam memimpin harga jual 1 gram di Rp2.798.000, UBS menyusul Rp2.729.000, sedangkan Galeri24 berada di Rp2.669.000.

Bagi pemilik emas, kenaikan tersebut menjadi kabar positif karena nilai aset ikut terdorong. Namun bagi calon pembeli, lonjakan harga justru membuat perhitungan menjadi semakin penting. Harga beli, harga buyback, dan jangka waktu investasi harus dilihat sebagai satu kesatuan sebelum mengambil keputusan.

Editor : Mahendra Aditya
harga emas Antam 10 Agustus 2026 harga emas UBS hari ini Harga Emas Pegadaian Hari Ini harga emas Galeri24 harga emas Pegadaian