RADAR KUDUS - Harga buyback emas Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian kembali bergerak naik pada Senin, 10 Agustus 2026. Kenaikan terjadi pada ketiga merek tersebut, dengan harga buyback emas Antam dan UBS ukuran 1 gram sama-sama mencapai Rp2.490.000, sedangkan Galeri24 berada sedikit lebih tinggi di Rp2.498.000.
Pergerakan ini menjadi perhatian karena kenaikan tidak hanya terjadi pada satu produk. Ketiga merek emas yang tersedia di Pegadaian sama-sama mencatat peningkatan harga jual kembali dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Untuk emas Antam, harga buyback ukuran 0,5 gram berada di Rp1.245.000. Angka tersebut berarti nilai jual kembali untuk ukuran terkecil itu berada di atas Rp1,2 juta.
Galeri24 menawarkan harga buyback Rp1.249.000 untuk keping 0,5 gram, sedangkan UBS berada di Rp1.245.000.
Pada ukuran 1 gram, selisih harga mulai terlihat. Buyback Antam dipatok Rp2.490.000, naik Rp30.000 dibandingkan harga sebelumnya. Galeri24 berada di Rp2.498.000 atau meningkat Rp31.000, sementara UBS juga naik Rp30.000 menjadi Rp2.490.000.
Dengan demikian, Galeri24 menjadi produk dengan harga buyback tertinggi untuk ukuran 1 gram pada perdagangan Senin ini.
Kenaikan tersebut tetap terlihat pada ukuran yang lebih besar. Untuk emas 2 gram, harga buyback Antam dan UBS sama-sama mencapai Rp4.981.000. Sementara Galeri24 berada di Rp4.996.000.
Pada keping 5 gram, Antam dan UBS masing-masing dihargai Rp12.452.000 ketika dijual kembali melalui skema buyback Pegadaian. Galeri24 berada di Rp12.490.000.
Perbedaan tersebut semakin terlihat ketika ukuran emas bertambah. Untuk keping 10 gram, Antam dan UBS memiliki harga buyback Rp24.905.000, sedangkan Galeri24 berada di Rp24.980.000.
Pada ukuran 25 gram, Antam dan UBS sama-sama dihargai Rp61.958.000. Galeri24 kembali berada di atas keduanya dengan harga Rp62.144.000.
Sementara itu, pemilik emas 50 gram dapat memperoleh harga buyback Rp123.917.000 untuk Antam maupun UBS. Galeri24 memberikan nilai Rp124.289.000.
Untuk emas 100 gram, harga buyback Antam dan UBS mencapai Rp247.835.000. Galeri24 berada di Rp248.579.000.
Galeri24 menjadi satu-satunya merek dalam daftar tersebut yang tersedia untuk ukuran 1.000 gram. Harga buyback keping 1 kilogram Galeri24 mencapai Rp2.473.521.000.
Adapun emas Antam dan UBS ukuran 1.000 gram belum tersedia dalam daftar Pegadaian pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026.
Jika dilihat dari pergerakan harga jual dan harga buyback, perbedaan antarproduk cukup signifikan. Antam 1 gram misalnya, dijual Pegadaian pada Rp2.798.000, sementara harga buyback-nya Rp2.490.000. Artinya terdapat selisih Rp308.000 antara harga pembelian dan nilai jual kembali.
Untuk Galeri24 1 gram, harga jual berada di Rp2.669.000, sedangkan buyback Rp2.498.000. Selisihnya Rp171.000.
Adapun UBS 1 gram dijual Rp2.729.000 dengan harga buyback Rp2.490.000, sehingga spread antara harga jual dan harga jual kembali mencapai Rp239.000.
Perbedaan tersebut penting diperhatikan calon investor karena harga emas yang naik tidak otomatis berarti investor langsung memperoleh keuntungan ketika menjual kembali emasnya. Selisih harga beli dan buyback atau spread menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan sejak awal.
Pegadaian sendiri menjelaskan bahwa harga emas dapat berubah mengikuti perkembangan harga emas dan sejumlah faktor pasar. Karena itu, harga yang terlihat pada suatu waktu dapat berbeda ketika transaksi dilakukan pada waktu berikutnya.
Bagi pemilik emas yang sedang mempertimbangkan menjual asetnya, harga buyback menjadi indikator yang lebih relevan dibandingkan hanya melihat harga jual emas baru.
Sebaliknya, bagi calon pembeli, membandingkan harga jual dengan buyback juga penting untuk mengetahui seberapa besar kenaikan harga yang dibutuhkan sebelum investasi emas mulai menutup selisih awal transaksi.
Pada perdagangan Senin ini, Galeri24 menjadi merek dengan harga buyback tertinggi pada hampir seluruh denominasi yang tersedia. Antam dan UBS cenderung memiliki angka buyback yang sama untuk berbagai ukuran.
Berikut rincian harga buyback emas Pegadaian pada 10 Agustus 2026 berdasarkan data yang tersedia:
| Berat | Antam | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.245.000 | Rp1.249.000 | Rp1.245.000 |
| 1 gram | Rp2.490.000 | Rp2.498.000 | Rp2.490.000 |
| 2 gram | Rp4.981.000 | Rp4.996.000 | Rp4.981.000 |
| 5 gram | Rp12.452.000 | Rp12.490.000 | Rp12.452.000 |
| 10 gram | Rp24.905.000 | Rp24.980.000 | Rp24.905.000 |
| 25 gram | Rp61.958.000 | Rp62.144.000 | Rp61.958.000 |
| 50 gram | Rp123.917.000 | Rp124.289.000 | Rp123.917.000 |
| 100 gram | Rp247.835.000 | Rp248.579.000 | Rp247.835.000 |
| 250 gram | — | Rp618.380.000 | Rp616.530.000 |
| 500 gram | — | Rp1.236.760.000 | Rp1.233.061.000 |
| 1.000 gram | — | Rp2.473.521.000 | — |
Selain transaksi emas fisik, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Tabungan Emas Pegadaian. Transaksi dapat dilakukan melalui outlet maupun layanan digital Pegadaian, dengan ketentuan identitas dan administrasi yang berlaku. Pegadaian juga menyediakan informasi harga emas melalui kanal resminya sehingga nasabah dapat memantau perubahan harga sebelum melakukan transaksi.
Kenaikan buyback pada Senin, 10 Agustus 2026 menjadi kabar positif bagi pemegang emas yang telah membeli pada harga lebih rendah. Semakin tinggi harga jual kembali, semakin besar pula peluang nilai aset meningkat, meskipun keuntungan aktual tetap bergantung pada harga ketika emas tersebut dibeli dan biaya atau pajak yang berlaku.
Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya terpaku pada angka harga emas hari ini.
Yang lebih penting adalah melihat selisih harga beli dan buyback, tren harga dalam beberapa waktu terakhir, ukuran emas yang dimiliki, serta biaya yang mungkin muncul ketika melakukan transaksi.
Dengan harga buyback Antam dan UBS mencapai Rp2,49 juta per gram serta Galeri24 hampir menyentuh Rp2,5 juta, pasar emas Pegadaian kembali menunjukkan penguatan pada awal pekan.
Bagi pemegang emas, kenaikan ini memberikan ruang yang lebih besar untuk merealisasikan nilai aset. Namun bagi calon pembeli, spread tetap menjadi angka penting yang harus diperhitungkan sebelum mengambil keputusan.
Editor : Mahendra Aditya