RADAR KUDUS – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memulai perdagangan pada Kamis (9/7/2026) dengan tekanan.
Berdasarkan data pasar spot, rupiah dibuka di posisi Rp18.068 per dolar AS, melemah sekitar 0,3 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp18.014 per dolar AS.
Pelemahan tersebut menjadikan rupiah sebagai mata uang dengan kinerja terburuk di kawasan Asia pada awal sesi perdagangan.
Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang Asia berlangsung beragam.
Dolar Taiwan terkoreksi 0,19 persen, diikuti baht Thailand yang turun 0,16 persen, peso Filipina melemah 0,12 persen, serta won Korea Selatan yang turun 0,06 persen.
Ringgit Malaysia juga tercatat bergerak negatif meski hanya tipis terhadap dolar AS.
Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia justru menguat. Yuan China memimpin penguatan dengan kenaikan 0,12 persen, disusul yen Jepang yang naik 0,09 persen.
Dolar Singapura turut menguat 0,05 persen, sementara dolar Hong Kong bergerak relatif stabil dengan perubahan tipis sekitar 0,005 persen pada perdagangan pagi ini.
Editor : Ali Mustofa