Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Bitcoin Terpuruk di Bawah US$60.000, Pasar Kripto Merah Total! Ini 4 Penyebab Utamanya

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 29 Juni 2026 | 09:16 WIB
Ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin

RADAR KUDUS - Pasar aset kripto kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Senin (29/6/2026). Hampir seluruh aset digital utama bergerak di zona merah setelah aksi jual yang terjadi dalam beberapa hari terakhir semakin menekan harga.

Bitcoin (BTC) memimpin pelemahan dengan turun ke level terendah dalam beberapa bulan, diikuti Ethereum (ETH), Solana (SOL), Binance Coin (BNB), XRP, hingga sejumlah altcoin lainnya.

Kondisi tersebut membuat kapitalisasi pasar kripto global kembali menyusut, mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor di tengah berbagai sentimen negatif yang membayangi pasar keuangan dunia.

Baca Juga: Link Resmi Cek Desil 2026 Pakai NIK, Begini Cara Pastikan Nama Masuk Penerima PKH dan BPNT Juli

Bitcoin Turun ke Bawah US$60.000

Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$59.000 hingga US$59.800, melemah lebih dari 1 persen dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Bahkan, mata uang kripto terbesar di dunia itu sempat menembus level di bawah US$59.000, yang menjadi salah satu titik terendah sejak akhir 2024.

Tidak hanya Bitcoin, Ethereum juga ikut kehilangan tenaga. Kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut bergerak di kisaran US$1.560 hingga US$1.570, turun sekitar 0,5 hingga 1 persen.

Sementara itu, sejumlah altcoin berkapitalisasi besar seperti Solana, BNB, XRP, Cardano (ADA), Dogecoin (DOGE), hingga Avalanche (AVAX) turut mengalami tekanan dengan penurunan antara 3 hingga 6 persen dalam 24 jam terakhir.

Akibat koreksi tersebut, total kapitalisasi pasar aset kripto global kembali turun hingga berada di bawah US$2,3 triliun.

Empat Faktor yang Menekan Pasar Kripto

Analis menilai pelemahan pasar kali ini dipicu kombinasi beberapa faktor yang saling berkaitan.

1. Dana Keluar dari ETF Bitcoin

Arus dana keluar (outflow) dari sejumlah produk Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin masih berlanjut dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini menunjukkan sebagian investor institusi mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

2. Tekanan Ekonomi Global

Pasar juga dibayangi kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga bank sentral, perlambatan ekonomi global, hingga pelemahan saham-saham teknologi di Wall Street. Situasi tersebut membuat investor cenderung memindahkan dana ke aset yang dianggap lebih aman.

3. Likuidasi Besar-besaran

Tekanan jual semakin dalam setelah terjadi likuidasi posisi leverage di pasar derivatif. Dalam kurun 24 hingga 48 jam terakhir, nilai posisi long yang terlikuidasi diperkirakan mencapai US$600 juta hingga lebih dari US$1 miliar, sehingga mempercepat penurunan harga.

4. Menunggu Data Ekonomi Penting

Pelaku pasar juga memilih bersikap defensif menjelang rilis sejumlah indikator ekonomi global yang dinilai dapat memengaruhi arah kebijakan moneter dan pergerakan aset berisiko, termasuk kripto.

Analis Sebut Area US$48.000 Bisa Jadi Titik Penting

Chief Commercial Officer Deribit, Jean-David Péquignot, menilai Bitcoin masih berpotensi mengalami tekanan apabila gagal mempertahankan area harga di kisaran US$50 ribuan.

Menurutnya, apabila level tersebut ditembus, zona US$48.000 hingga US$52.000 berpotensi menjadi area penyangga berikutnya.

Ia menjelaskan bahwa pada kisaran harga tersebut, sebagian penambang dengan biaya operasional tinggi mulai mengalami penurunan profitabilitas. Situasi itu dapat memicu penghentian operasi sejumlah mesin penambangan, mengurangi pasokan baru Bitcoin ke pasar.

Secara historis, fase yang dikenal sebagai miner capitulation atau kapitulasi penambang kerap menjadi salah satu sinyal bahwa pasar sedang mendekati titik dasar sebelum memasuki fase pemulihan.

Investor Diminta Tetap Waspada

Meski volatilitas tinggi masih membayangi pasar kripto, sejumlah analis mengingatkan investor agar tidak mengambil keputusan secara emosional. Pergerakan harga dalam jangka pendek masih sangat dipengaruhi sentimen global, arus dana institusi, serta kebijakan ekonomi yang akan diumumkan dalam beberapa waktu mendatang.

Investor disarankan menerapkan manajemen risiko yang baik, menghindari penggunaan leverage berlebihan, dan tetap memperhatikan fundamental aset sebelum mengambil keputusan investasi.

Editor : Mahendra Aditya
#harga Bitcoin terbaru #Bitcoin turun #pasar kripto hari ini #Ethereum turun #penyebab pasar kripto merah