RADAR KUDUS – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang berada di bawah pengelolaan Bank Indonesia mencatat bahwa harga sejumlah komoditas pangan pada Kamis pukul 06.43 WIB menunjukkan variasi di tingkat pedagang eceran.
Cabai rawit merah tercatat menjadi salah satu yang paling tinggi dengan harga Rp75.700 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras berada di level Rp30.200 per kg.
Berdasarkan data PIHPS yang dihimpun di Jakarta, selain cabai rawit merah dan telur ayam, beberapa komoditas lain juga mencatat harga berbeda di pasar nasional.
Bawang merah berada di kisaran Rp55.700 per kg, sedangkan bawang putih dijual sekitar Rp41.600 per kg.
Untuk komoditas beras, harga juga bervariasi tergantung kualitasnya. Beras kualitas bawah I berada di harga Rp14.650 per kg, sementara bawah II sedikit lebih rendah di Rp14.500 per kg.
Beras kualitas medium I tercatat Rp16.250 per kg dan medium II di angka Rp16.050 per kg.
Adapun beras kualitas super I mencapai Rp17.500 per kg, sedangkan super II berada di Rp14.500 per kg.
Sementara itu, harga cabai lainnya juga menunjukkan perbedaan. Cabai merah besar berada di level Rp62.150 per kg, cabai merah keriting Rp57.650 per kg, dan cabai rawit hijau tercatat Rp54.200 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras segar dijual Rp37.350 per kg.
Sedangkan daging sapi kualitas I berada di harga Rp148.600 per kg dan kualitas II di Rp139.750 per kg.
Pada komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.250 per kg, sementara gula pasir lokal sedikit lebih rendah di Rp19.900 per kg.
Adapun untuk minyak goreng, minyak goreng curah berada di harga Rp20.650 per liter.
Minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp24.100 per liter, sedangkan kemasan bermerek II berada di level Rp23.250 per liter.
Data PIHPS ini menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok di pasar masih bergerak dinamis, dipengaruhi oleh faktor pasokan, distribusi, serta kondisi ekonomi di berbagai daerah.