Pertanyaan:
Saya menjalankan usaha UMKM sebagai pekerjaan sampingan untuk menambah pendapatan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Namun, saya sering kesulitan mencatat keuangan usaha dengan rapi sehingga tidak tahu secara pasti keuntungan yang saya peroleh.
Apa solusi yang bisa saya lakukan agar pencatatan keuangan usaha lebih efisien?
Jawaban:
Menjalankan usaha UMKM menjadi konsep paling sederhana di dalam memulai suatu usaha. UMKM atau usaha mikro kecil menengah menjadi solusi krusial untuk mencari pendapatan di tengah ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ini.
Mencoba usaha dengan tingkatan UMKM dapat dijadikan pekerjaan sampingan bagi pihak–pihak yang sudah mempunyai pekerjaan formal sebelumnya.
Tujuannya tentunya adalah menambah pendapatan untuk keperluan ketahanan ekonomi, mengingat harga–harga kebutuhan saat ini semakin tinggi dari berbagai sisi.
Meskipun demikian, salah satu kekurangan yang sering dialami oleh banyak pelaku UMKM berbasis pada hasil observasi penulis adalah, kekurangan di dalam metode pencatatan keuangan yang berdampak pada inefisiensi pencatatan transaksi.
Seringkali pencatatan yang dilakukan masih menggunakan metode tradisional sehingga berpotensi banyaknya catatan pengeluaran atau pemasukan yang tidak tercatat sehingga catatan nilai profit menjadi tidak akurat.
Selain itu risiko lain dari penggunaan catatan tulis tradisional adalah kemungkinan sukar dibaca oleh pihak lain sehingga informasi terkait arus kas masuk dan keluar menjadi lebih sulit ditentukan.
Solusi yang konkrit atas permasalahan tersebut adalah implementasi aplikasi digital untuk melakukan pencatatan transaksi keuangan.
Salah satu yang disarankan oleh penulis adalah aplikasi bernama Buku Kas.
Aplikasi ini merupakan aplikasi berbasis Android yang mudah digunakan, mempunyai sistem gratis atau berbayar dimana penggunannya akan mendukung pencatatan transaksi keuangan dengan lebih baik.
Hanya dengan memasukan nama transaksi dan keterangan pembelian atau penjualan, review dari transaksi yang dilakukan UMKM setiap hari dapat terekap dengan baik tanpa khawatir hilang maupun sulit untuk dibaca sehingga akurasi nilai profit yang tercatat menjadi sangat tepat.
Oleh: Maulana Fajar, S.M., M.M; (Dosen Prodi Manajemen FEB UMK)
Editor : Ali Mustofa