KUDUS – PT Nojorono Tobacco International (Nojorono Kudus) menutup perayaan hari jadinya yang ke-93 dengan Tinta Inspirasi 2025.
Lomba karya jurnalistik yang didedikasikan bagi insan media tanah air.
Diselenggarakan bersama Tribun Jateng, ajang ini menjadi bentuk apresiasi terhadap jurnalis yang terus menghadirkan pemberitaan berimbang tentang dinamika Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia.
Mengusung tema ”Peran Historis Industri Hasil Tembakau dalam Mewarnai Peta Ekonomi Nasional,” lomba jurnalistik ini, mengundang jurnalis dari berbagai daerah untuk menyoroti kontribusi IHT dari hulu ke hilir.
Mulai dari petani hingga pelaku industri yang turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Partisipasi jurnalis dari berbagai daerah menunjukkan semangat tinggi terhadap ajang ini.
Melalui proses kurasi, 20 karya tulis terbaik diundang untuk menerima penghargaan apresiasi di Hotel Aruss Semarang pada Kamis (30/10) lalu.
Dari 20 karya, terdapat tiga pemenang utama dan tiga pemenang favorit yang dinilai memiliki tulisan yang mengandung makna yang tegas tentang peran IHT dalam perekonomian, serta kiprah kretek dalam budaya.
Pemimpin Redaksi Tribun Jateng Ibnu Taufi k Juwariyanto menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin melalui program ini.
”Kami melihat Tinta Inspirasi sebagai ruang positif bagi jurnalis untuk menyampaikan cerita dari berbagai sisi industri hasil tembakau. Terutama bagaimana sektor ini, menghidupi banyak lapisan masyarakat. Semoga kolaborasi ini, terus berlanjut dan melahirkan karya-karya jurnalistik yang inspiratif,” ujarnya.
Seluruh karya dinilai secara independen oleh akademisi, praktisi media, dan perusahaan berdasarkan ketajaman analisis, akurasi data, kedalaman riset, dan kekuatan narasi.
Tinta Inspirasi 2025 melibatkan dewan juri dengan latar belakang yang beragam, dalam menyusun instrumen dan indikator penilaian. Juri terdiri dari Bangkit Aditya Wirawan (FISIP Universitas Di po negoro), Ibnu Taufi k Juwariyanto (Pemimpin Redaksi Tribun Jateng), dan perwakilan Nojorono Kudus. (lia/*)
Editor : Ali Mustofa