Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rekor Lagi! Emas Antam Nyaris Rp 2,2 Juta per Gram, Begini Rinciannya

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 29 September 2025 | 18:06 WIB
ilustrasi emas batangan
ilustrasi emas batangan

RADAR KUDUS - Tren kenaikan harga emas batangan Antam 24 karat belum juga berhenti. Awal pekan ini, logam mulia kembali mencetak rekor terbaru yang membuat banyak investor terperangah.

Per gramnya, harga emas Antam kini dibanderol Rp 2.198.000, naik Rp 7.000 dari posisi akhir pekan lalu. Angka ini merupakan level tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH) yang dicatatkan Antam.

Kenaikan ini semakin menguatkan persepsi bahwa emas masih menjadi instrumen lindung nilai paling aman di tengah ketidakpastian global.

Tidak hanya para investor besar, masyarakat umum pun kini ramai melirik emas sebagai aset pelindung dari inflasi dan gejolak pasar.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Melonjak Serentak! Antam, UBS, dan Galeri24 Naik, Beda Tipis dengan Kemarin

Rincian Harga Terbaru Emas Antam

Mengacu pada data resmi Logam Mulia Antam per Senin, 29 September 2025, harga emas batangan mengalami kenaikan di seluruh varian ukuran.

Dalam sepekan terakhir, harga emas bergerak di rentang Rp 2.164.000 hingga Rp 2.198.000 per gram.

Sementara dalam sebulan terakhir, harganya melonjak dari Rp 1.964.000 per gram ke level tertinggi saat ini.

Tren ini menunjukkan lonjakan yang konsisten, menegaskan daya tarik emas di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Buyback Emas Ikut Naik

Tak hanya harga jual, harga beli kembali atau buyback juga mengalami kenaikan. Saat ini, harga buyback emas Antam naik Rp 7.000 per gram menjadi Rp 2.045.000 per gram. Artinya, jika Anda ingin menjual emas ke Antam, maka harga itulah yang berlaku.

Namun, perlu dicatat adanya aturan baru terkait pajak buyback. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%.

Pajak ini otomatis dipotong langsung saat transaksi dilakukan, sehingga investor perlu mempertimbangkan hal ini dalam strategi jual-beli mereka.

Mengapa Harga Emas Terus Naik?

Kenaikan harga emas Antam tidak bisa dilepaskan dari kondisi global yang terus bergejolak. Konflik geopolitik, melemahnya nilai mata uang tertentu, serta kebijakan suku bunga global membuat banyak investor lari ke emas sebagai aset aman.

Emas sejak lama dianggap sebagai safe haven asset yang tahan terhadap inflasi dan krisis. Tak heran, setiap kali ada ketidakpastian, harga emas hampir selalu melesat.

Faktor lain yang ikut mendorong harga adalah tingginya permintaan dari masyarakat dan investor institusional, baik di dalam negeri maupun internasional.

Strategi Bagi Investor Pemula

Bagi masyarakat yang baru ingin berinvestasi emas, momentum rekor harga ini bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, harga tinggi menunjukkan stabilitas emas sebagai aset jangka panjang. Namun di sisi lain, membeli emas saat harga berada di puncak tentu mengandung risiko lebih besar.

Beberapa tips yang bisa diperhatikan:

  1. Mulai dari nominal kecil. Tak perlu langsung membeli dalam jumlah besar. Antam menyediakan varian mulai dari 0,5 gram.

  2. Perhatikan tren jangka panjang. Meski harga saat ini rekor, emas cenderung naik stabil dalam horizon tahunan.

  3. Diversifikasi portofolio. Jangan taruh seluruh dana di emas, seimbangkan dengan instrumen lain seperti deposito, obligasi, atau saham.

  4. Pertimbangkan biaya pajak dan buyback. Setiap transaksi di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 1,5%. Hitung dengan matang sebelum menjual kembali emas.

Apa Artinya bagi Ekonomi Domestik?

Lonjakan harga emas Antam tidak hanya berdampak pada investor, tetapi juga mencerminkan kondisi ekonomi secara luas.

Ketika masyarakat semakin banyak membeli emas, artinya ada kebutuhan kuat untuk menjaga nilai aset. Ini bisa menjadi indikator kekhawatiran publik terhadap stabilitas mata uang dan daya beli.

Di sisi lain, kenaikan harga emas juga memberi keuntungan bagi Antam sebagai produsen logam mulia terbesar di Indonesia.

Penjualan yang meningkat bisa menambah devisa negara dan memperkuat cadangan emas nasional.

Harga emas Antam kembali pecah rekor, tembus Rp 2.198.000 per gram. Dengan tren global yang belum stabil, emas masih menjadi primadona investasi jangka panjang.

Namun, bagi investor, penting untuk cermat dalam membeli maupun menjual. Memahami tren, menghitung pajak, dan mengatur strategi investasi akan menjadi kunci agar tidak salah langkah di tengah reli harga yang menggiurkan ini.

Editor : Mahendra Aditya
#emas antam #harga emas antam hari ini #Harga Emas Antam di Pegadaian #Harga Emas Antam #Buyback emas Antam #Emas