RADAR KUDUS - Keluhan muncul dari berbagai pengguna yang mengaku telah menerima notifikasi transaksi berhasil, namun saldo di aplikasi GoPay tetap tidak berubah.
Beberapa bahkan menyertakan tangkapan layar mutasi rekening sebagai bukti bahwa dana mereka telah keluar, namun belum masuk ke akun GoPay.
Menanggapi hal tersebut, pihak GoPay akhirnya buka suara. Dalam pernyataan resmi, Audrey Petriny, selaku Head of Corporate Communications GoTo Financial, mengonfirmasi bahwa sistem GoPay memang sedang mengalami gangguan teknis yang berdampak pada proses top up dan transfer.
“Kami sedang menghadapi kendala di mana sejumlah pengguna melaporkan bahwa saldo mereka belum terupdate meski telah melakukan top up atau transfer,” jelas Audrey dalam keterangan tertulis yang diterima Bloomberg Technoz.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dana pengguna tetap aman dan tidak akan hilang.
Baca Juga: Saldo GoPay Tak Bertambah Setelah Top Up? Ini Penjelasan Resmi dari GoTo
Audrey menjelaskan bahwa tim teknis dari GoTo Financial sedang bekerja keras untuk memulihkan sistem dan memastikan seluruh layanan kembali berjalan normal sesegera mungkin.
“Kami pastikan saldo pengguna tetap aman. Saat ini, proses pemulihan sistem sedang dilakukan oleh tim kami,” tambahnya.
Untuk mencegah penyalahgunaan informasi atau potensi penipuan, GoPay mengimbau agar seluruh aduan hanya disampaikan melalui kanal resmi.
Pengguna diminta tidak merespons pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan GoPay di luar jalur resmi yang telah disediakan.
Pihak GoPay menyarankan agar pengguna yang terdampak mengakses Halaman Bantuan di aplikasi GoPay atau mengirim email ke customerservice@gopay.co.id untuk penanganan lebih lanjut.
Audrey pun meminta masyarakat berhati-hati dan tidak memberikan data pribadi atau PIN kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi identitasnya.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan GoPay. Hanya gunakan kanal resmi untuk mengajukan keluhan,” ujarnya.
Keluhan atas masalah ini memang cukup meluas. Dalam pantauan Bloomberg Technoz di media sosial, beberapa pengguna bahkan mengaku telah mencoba melakukan top up berkali-kali dari dua bank berbeda, namun hasilnya tetap nihil. Mereka hanya menerima notifikasi transaksi berhasil, tetapi saldo tidak kunjung bertambah.
“Top up dua kali, saldo enggak masuk juga. Sudah ada notifikasi berhasil, tapi di aplikasi GoPay tetap kosong,” tulis salah satu pengguna X.
Sementara itu, sebagian pengguna juga melaporkan kesulitan saat mencoba menghubungi layanan pelanggan.
Beberapa di antaranya mengaku hanya mendapat jawaban otomatis yang menyarankan untuk menunggu proses selama maksimal dua hari kerja, sesuai dengan prosedur penanganan di laman bantuan GoPay.
Belum diketahui secara pasti berapa jumlah total pengguna yang terdampak gangguan ini. Hingga berita ini ditulis, GoTo belum memberikan keterangan lebih rinci terkait penyebab gangguan teknis tersebut maupun estimasi waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan total sistem.
GoPay merupakan salah satu produk dompet digital paling populer di Indonesia, yang dikelola oleh GoTo Financial, anak usaha dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.
Gangguan teknis semacam ini tentu sangat berdampak, mengingat layanan GoPay tidak hanya digunakan untuk transaksi pribadi tetapi juga pembayaran mitra UMKM, transportasi, dan layanan digital lainnya.
Sebagai langkah antisipatif, Audrey juga menyarankan para pengguna untuk melakukan pengecekan berkala pada aplikasi GoPay mereka sambil menunggu perbaikan sistem rampung.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik kepada para pengguna,” pungkas Audrey.
Kondisi ini menyoroti pentingnya keandalan sistem pada layanan keuangan digital yang semakin vital dalam kehidupan masyarakat.
Diharapkan, GoTo dapat segera mengatasi masalah ini agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap kepercayaan pengguna.