Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

BPJS Keliling di CFD Kudus Tarik Antusias Masyarakat

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 28 Mei 2025 | 17:30 WIB
Photo
Photo

KUDUS – Layanan BPJS Keliling menjadi salah satu inovasi kanal layanan tatap muka yang terus dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu titik pelayanannya hadir di Car Free Day (CFD) Alun-Alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus, setiap akhir pekan.

Tak hanya warga Kudus saja tetapi masyarakat diluar Kabupaten Kudus juga antusias memanfaatkan layanan ini. Seperti Siti Lestari, seorang pensiunan ASN asal Kabupaten Semarang.

Siti Lestari yang berdomisili di Sampangan, Semarang, tidak sengaja menemukan layanan BPJS Keliling saat sedang berjalan-jalan bersama keluarganya. Kebetulan saat itu dirinya sedang menginap dirumah anaknya yang berada di Kudus.

“Saya memang tidak sengaja lewat di area CFD ini, karena niatnya mau menjenguk anak, lalu melihat ada mobil BPJS Kesehatan. Akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk mengurus administrasi di sini, mumpung ada waktu dan tempatnya mudah dijangkau,” tutur Siti.

Siti memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus perpindahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) nya.

Sebelumnya, ia terdaftar di dokter keluarga, namun karena jaraknya yang jauh, Siti memutuskan pindah ke Puskesmas Pegandan yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

“Alasan saya ganti faskes karena lebih dekat dengan rumah, hal ini memudahkan saya kalau harus kontrol rutin tiap bulannya. Daripada harus ke tempat yang jauh, lebih baik pindah saja, karena pelayanan yang diberikan pun sama baiknya,” jelasnya.

Menurut Siti, pelayanan yang diberikan oleh petugas BPJS Kesehatan pada layanan BPJS Keliling sangat baik. Ia mengaku merasa puas meskipun harus sedikit antre.

“Tadi sempat antre karena memang banyak sekali yang datang, tapi petugasnya sigap jadi antrean dapat terurai. Pelayanannya juga ramah dan cepat, tidak seperti yang saya bayangkan. Saya kira bakal ribet, ternyata mudah sekali karena persyaratan yang diperlukan hanya menunjukkan KTP saja,” ujarnya.

Kepesertaan JKN milik Siti sudah berlangsung sejak lama, bahkan sejak program jaminan kesehatan ini masih bernama ASKES.

Sebagai seorang ASN, ia secara otomatis terdaftar dalam program jaminan kesehatan sejak masa aktif bekerja dan terus melanjutkannya hingga kini sebagai pensiunan.

“Dari dulu saya sudah terdaftar. Jaman masih ASKES sampai sekarang menjadi BPJS Kesehatan, saya selalu manfaatkan program ini untuk jaminan kesehatan saya dan keluarga, karena pelayanan yang diberikan terbukti bagus dan tidak ada kendala,” ungkapnya.

Siti juga menceritakan bahwa dirinya sudah lama mengidap hipertensi. Penyakit ini mulai ia rasakan saat masih aktif bekerja dan ada riwayat keturunan dari keluarganya.

“Rasa sakitnya itu sebenarnya sudah saya rasakan sejak masih bekerja, dan jarang saya periksakan, cuma sesekali saja kalau terasa sangat pusing atau dirasa tensinya naik. Tapi setelah sadar bahayanya, saya mulai disiplin minum obat dan kontrol ke dokter rutin,” katanya.

Ia pun sempat menjalani rawat jalan rutin di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang untuk penanganan hipertensinya.

Namun karena kondisi kesehatannya kini sudah stabil, ia mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan cukup berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Sekarang saya ikut Prolanis, jadi cukup kontrol di FKTP karena memang tensi saya sudah stabil. Obat tetap rutin diminum, dan saya juga jaga pola makan serta olahraga ringan,” tutur Siti.

Melalui layanan BPJS Keliling ini, Siti berharap masyarakat lainnya juga memanfaatkan kemudahan layanan yang ada.

Menurutnya, layanan seperti ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang tidak sempat datang ke kantor cabang nya.

“Kalau ada layanan seperti ini, kita jadi tidak repot harus ke kantor nya. Bisa langsung diurus saat jalan-jalan atau aktivitas lainnya. Sangat membantu, terutama untuk lansia seperti saya,” pungkasnya. (*)

Editor : Ali Mustofa
#masyarakat #askes #kepesertaan jkn #bpjs kesehatan #pelayanan