Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengetahui Keterkaitan Ahok dalam Penyelidikan Dugaan Kasus Korupsi Pertamina

Fairus Salsabila Zahro • Sabtu, 15 Maret 2025 | 22:14 WIB
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (JawaPos.com)
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (JawaPos.com)

RADAR KUDUS - Pada hari Kamis (13/3/2025), Ahok sempat diperiksa oleh Kejaksaan Agung RI (Kejagung) terkait dugaan kasus korupsi mengenai tata kelola minyak mentah serta produk kilang PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama, pada periode tahun 2018–2023.

Dalam penyelidikan dugaan korupsi yang kabarnya merugikan negara sampai Rp 193,7 triliun itu, Ahok dihadapkan berbagai pertanyaan dari penyidik yang fokus mengenai pengawasan tata kelola minyak mentah serta produk kilang di subholding PT Pertamina (PT Pertamina Patra Niaga).

Namun, mengapa Ahok ikut diperiksa oleh Kejagung dalam kasus ini? Apa posisi Ahok dalam PT Pertamina? Ahok diperiksa sebagai apa dalam kasus ini? Berikut jawabannya.

Ahok pernah berkaitan dengan Pertamina, yaitu dirinya pernah menjadi seorang Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Ia menjabat sejak sekitar bulan November tahun 2019 sampai dengan bulan Februari 2024 lalu.

Maka dari itu, Kejagung perlu mendalami peran serta tugas dan fungsi Ahok selama Ahok menduduki jabatan tersebut.

Adapun status Ahok dalam penyelidikan kasus ini adalah sebagai seorang saksi.

Setelah diperiksa oleh Kejagung sebagai seorang saksi, Ahok mengaku kaget.

Menurutnya, penyidik Kejagung mempunyai lebih banyak data ketimbang dia, bahkan tentang fraud sampai dengan penyimpangan yang ada di subholding PT Pertamina (PT Pertamina Patra Niaga).

Ahok mengaku tak mengetahui terkait penyimpangan tersebut.

Katanya, ada banyak hal yang ditanyakan penyidik justru baru didengarnya kini saat ia menjalani proses pemeriksaan.

Ia mengaku bahwa selama menjabat sebagai Komisaris Utama, kinerja Pertamina selalu bagus.

Tidak hanya Ahok, sampai hari Jum'at (14/3/2025), kabarnya sudah ada lebih dari 120 orang saksi yang diperiksa dalam penyidikan kasus ini. (*)

Editor : Mahendra Aditya
#kasus korupsi pertamina #ahok #Kasus korupsi pertamina patra niaga #pertamina