Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kabar Baik, Puluhan Ibu-ibu di Jepara Digembleng Pelatihan MUA Gratis, Ini Tujuannya

Nibros Hassani • Jumat, 19 Juli 2024 | 22:05 WIB
Foto: Bakolkopi Pemkab Jepara
Foto: Bakolkopi Pemkab Jepara

RADAR KUDUS – Bisnis jasa make up artist (MUA) dinilai semakin prospektif dan menguntungkan.

Terlebih kini penggunanya tak hanya untuk acara wisuda atau resepsi pernikahan. Namun bisa sewaktu-waktu termasuk momen Agustusan.

“Maka motivasi ikut pelatihan ini jangan hanya agar bisa make up. Harus ditekuni. Berlatih terus sampai bisa digunakan untuk membuka jasa MUA. Pemerintah daerah memberikan pelatihan ini agar menjadi usaha alternatif untuk menggerakkan perekonomian.”

Baca Juga: Makin Eksis, Kopi Muria Kudus Kini Rambah Pasar Internasional, Segini Harga per Bungkusnya

Baca Juga: Makin Eksis, Kopi Muria Kudus Kini Rambah Pasar Internasional, Segini Harga per Bungkusnya

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko saat memberi motivasi kepada 20 peserta pelatihan tata rambut dan MUA pada Jumat (19/7/) di aula Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskop UKM Nakertrans) Kabupaten Jepara.

Sekda juga mencontohkan prospek untuk bulan Agustus yang akan datang.

Karena semakin banyaknya penyelenggara acara karnaval, ia menilai banyak yang membutuhkan jasa MUA.

Baca Juga: Mitigasi Resiko Potensi Resesi Ekonomi

Baca Juga: Unik, BPJS Kesehatan Kenalkan program JKN melalui Wayang Suluh dan Workshop

Jasa itu juga dibutuhkan dalam acara wisuda yang sekarang digelar semua jenjang pendidikan. Belum lagi kebutuhan warga yang sedang punya kerja, baik pernikahan maupun khitanan.

“Kalau masih awal merias, gunakan untuk menambah selai terbang, jadi akan makin matang. Setelahnya bisa mengenakan tarif bisnis,” tambahnya.

Dia juga berpesan saat kelak mendapat pekerjaan bisnis itu, jangan pernah membawa kondisi emosional dalam merias.

Baca Juga: Pemkab Bertekad Perluas Ekspor Furniture dan Ukir Jepara di Kancah Internasional, Ini Salah Satu Upaya yang Dilakukan

Baca Juga: Hebat, Kopi Original Santri Asal Pati Merambah Pasar Luar Daerah, Segini Harga per Bungkusnya

“Apalagi kalau merias orang punya kerja, Orang punya kerja itu rawan dirasani tetangga. Kalau hasil make up-nya jelek karena pengaruh mental tidak stabil saat merias, jasa MUA Panjenengan bisa ikut kena rasan-rasan,” tandasnya.

Dia menyebut, memenuhi pekerjaan MUA perlu manajemen emosi, seni, dan membawa suasana santai.

Kepala Diskop UKM Nakertrans Samaji mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan dengan sumber anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang diterima Pemkab Jepara.

Baca Juga: Dampak yang Terjadi Jika Tidak Melakukan Pencatatan Keuangan

Baca Juga: PT Semen Gresik Lestarikan Ratusan Spesies Flora dan Fauna di Lingkungan Pabrik Rembang

Peserta pelatihan 20 orang berasal dari unsur organisasi PKK desa se-Kabupaten Jepara yang mengajukan permintaan. Pelatihan diberikan selama lima hari, berakhir Jumat (19/7) ini.

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#MUA 17 Agustus 2024 #sekda jepara #MUA agustusan #umkm jepara #pelatihan gratis enterpreneurship #pelatihan MUA gratis #dinkopukmnakertrans jepara