Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Laporan Keuangan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah

Ali Mustofa • Rabu, 3 April 2024 | 15:22 WIB
Linda Putri Nadia, S.E., M.Sc.: Dosen Manajemen FEB UMK
Linda Putri Nadia, S.E., M.Sc.: Dosen Manajemen FEB UMK

Pertanyaan:

Saya memiliki usaha dibidang food and beverage sejak tahun 2020.

Selama 2 tahun ini saya tidak mengetahui secara pasti laba atau rugi yang kami peroleh karena biaya operasional dan biaya lainnya tercampur serta saya tidak tahu.

Apakah ada standar khusus untuk membuat laporan keuangan untuk UMKM? (Murni – Kudus)

Jawaban:

Laporan keuangan yang disusun secara terstruktur dan rapi sesuai dengan standar akuntansi merupakan solusi dari masalah yang dihadapi oleh Pelaku Bisnis.

Laporan keuangan secara terstruktur merupakan kunci dalam mengendalikan performa bisnis.

Terdapat standar laporan keuangan terorganisir untuk bisnis UMKM yaitu Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2018. 

SAK EMKM ini disusun khusus untuk menyesuaikan kebutuhan pelaporan keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah yang diharapkan dapat mempermudah pelaku UMKM menyajikan laporan keuangan serta membantu para pelaku UMKM dalam peningkatan literasi keuangan, memperingkas pelaporan keuangan, serta meningkatkan kredibilitas laporan keuangan.

Manajemen keuangan yang baik dimulai dari pembukuan atau pelaporan keuangan dengan baik.

Penerapan SAK EMKM meliputi tiga jenis laporan antara lain: Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK).

Laporan Posisi Keuangan merupakan laporan yang meringkas total asset bisnis serta liabilitas (kewajiban dan ekuitas) selama satu periode biasanya dalam satu tahun.

Sederhananya, laporan ini memberikan gambaran menyeluruh terkait informasi keuangan bisnis.

Fungsi utama dari penyusunan laporan posisi keuangan ini adalah untuk membuat keputusan keuangan yang lebih tepat dan bisa digunakan oleh kreditur serta investor untuk menilai kelayakan bisnis.

Laporan Laba Rugi untuk pelaku UMKM merinci terkait pendapatan, beban keuangan serta beban pajak.

Perlu memisahkan biaya operasional dan biaya lainnya sesuai dalam standar akuntansi untuk dapat melihat kinerja (laba atau rugi) dalam periode tertentu.

Laporan Laba rugi SAK EMKM ini berfungsi sebagai acuan dan penilaian tingkat risiko bisnis yang sedang dijalankan.

Terakhir, CALK UMKM yang memuat informasi terkait pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan ED SAK EMKM, Ikhtisar kebijakan akuntansi, dan Informasi tambahan serta rincian yang menjelaskan transaksi penting.  

Lakukan pencatatan berkala setiap periodenya secara konsisten.

Dengan demikian, Ibu Murni dapat melihat kinerja bisnis Anda dengan mudah melalui laporan keuangan ini. (*)

Editor : Ali Mustofa
#umkm #Linda Putri Nadia #UMK #keuangan #Kudus #bisnis