JEPARA – Helatan pameran mebel internasional Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIFBW) resmi dimulai.
Launching dilaksanakan di Pendapa Kabupaten Jepara pada Selasa (30/1) malam.
Para buyer dan peminat mebel bisa memantau barang secara virtual lewat website yang tersedia untuk melihat produk yang dipamerkan.
Launching dihadiri oleh Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta secara daring, Sekretaris Daerah Jepara Edy Sujatmiko, Kepala Staf Kodim 0719/Jepara Mayor Arm Syarifuddin Widianto mewakili Komandan Kodim, pimpinan pejabat daerah terkait dan sejumlah asosiasi pengusaha Jepara.
Dalam launching, Pj Bupati Edy Supriyanta berharap dengan adanya pameran ini branding Jepara sebagai kota mebel semakin menguat.
Sehingga pelaksanaan pameran bisa berkelanjutan. Apalagi tahun lalu pameran terbukti cukup sukses.
Dari pameran tahun ini pihaknya berharap serapan ekspor mebel akan meningkat.
Sehingga perekonomian daerah ikut terangkat.
Kata Edy, saat ini nilai ekspor kayu, kayu olahan, hingga kerajinan kayu dan handycraft semakin meningkat.
Pada 2022 saja, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor furnitur kayu di Jepara mencapai USD 186,39 juta.
Capaian tersebut melampaui 2021 sebesar USD 122,26 juta.
“Jika ditotal dari seluruh komoditas itu, nilainya mencapai USD 198,5 juta pada 2022, naik dari 2021 sebesar USD 140,66 juta,” ucapnya.
Muhammad Alhaq, ketua panitia mengungkapkan para buyer dan peminat mebel dapat mengakses halaman baru web pameran mulai kemarin (31/1).
Dalam web jifbw.com ditampilkan ribuan produk yang dijual oleh perusahaan dan pelaku usaha mebel, profil perusahaan, kontak, lokasi, dan deskripsi produk.
Para peserta pameran menampilkan beragam produk tak hanya mebel outdoor namun juga indoor furniture, alat makan dari kayu hingga kerajinan mebel. (nib/war)
Editor : Ali Mustofa