Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PLN Pulihkan Kerusakan Akibat Bencana Banjir dengan FABA

Ali Mustofa • Rabu, 22 Februari 2023 | 22:11 WIB
RAIH PENGHARGAAN: Kondisi PLN UIK Tanjung Jati B dilihat dari udara. (PLN UIK TANJUNG JATI B FOR RADAR KUDUS)
RAIH PENGHARGAAN: Kondisi PLN UIK Tanjung Jati B dilihat dari udara. (PLN UIK TANJUNG JATI B FOR RADAR KUDUS)
JEPARA – Banjir yang terjadi di Semarang, Jawa Tengah, telah menyebabkan berbagai gangguan dan kerusakan di beberapa lokasi. Jaringan kelistrikan dan infrastruktur umum mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Termasuk jalan, jembatan, dan berbagai bangunan fasilitas umum yang tersebar di sejumlah titik.

Untuk membantu pemulihan kemelut keadaan ini, PLN berupaya memberikan bantuan dengan berbagai kapabilitas. Mulai dari langkah cepat petugas PLN di lapangan yang sigap dan siaga melakukan pengamanan dan pemulihan jaringan kelistrikan, memberikan bantuan peralatan pendukung serta bantuan berupa selimut dan kasur bagi warga yang mengungsi, juga bantuan material fly ash bottom ash (FABA) atau limbah pembakaran baru bara untuk pemulihan kerusakan berbagai infrastruktur dan bangunan.

PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B selaku unit pembangkitan PLN di Jepara memiliki persediaan material FABA melimpah. PLN unit ini, berkomitmen mengirimkan material subtitusi semen ini, melalui Dinas Pekerjaan Umum Semarang. Selanjutnya akan digunakan untuk memperbaiki kerusakan berbagai infrastruktur bangunan.

Manajer Senior Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B Apri Hartono Basuki mengungkapkan, komitmen PLN untuk pemberian bantuan FABA ini. ”Kami akan terus mengintensifkan FABA dari PLTU Tanjung Jati B untuk pemulihan kerusakan infrastruktur. Setidaknya 5.000 sak FABA atau setara 250 ton akan kami kirim ke Semarang secara bertahap,” ungkapnya.

Dia menuturkan, sejak Minggu (19/2) lalu, sudah dikirim 500 sak FABA ke lokasi bencana banjir di Semarang. Setiap hari diusahakan 500 sak FABA dikirim. ”Semoga dalam beberapa waktu yang tidak terlalu lama ini, kami akan segera mendapati manfaat FABA untuk pemulihan kerusakan bangunan dan infratruktur umum akibat banjir ini,” harapnya.

PLN melalui Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B membuka peluang sebesar-besarnya untuk pemanfaatan FABA dalam pembangunan infrastruktur umum melalui dinas-dinas terkait. ”Penggunaan FABA dapat menurunkan biaya hingga 50 persen dibandingkan dengan material konvensional,” imbuhnya. (lin) Editor : Ali Mustofa
#jaringan kelistrikan #pln #bencana banjir #pln uik tjb #pemanfaatan faba #PLN UIK Tanjung Jati B Jepara