”P3K competition ini diikuti 32 peserta yang terbagi dalam delapan tim dari seluruh entitas TJB Raya. Lomba tersebut, juga bagian dari program rangkaian bulan K3 nasional,” jelas General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B Hari Cahyono.
Lomba yang digelar di Gedung Energo ini, disupervisi Pejabat Operasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B Nandi Hidayat. ”Tujuan utama pelaksanaan lomba tersebut, tentunya untuk membudayakan K3 di tempat kerja,” ujarnya.
Dia menuturkan, pengemasan acara yang bersifat fun tentu mendapatkan banyak atensi yang baik pula terhadap pelaksanaannya. Kegiatan ini, mendatangkan tim Palah Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara sebagai juri.
”Untuk menilai bagaimana tindakan penanganan patah tulang dan pendarahan dan juga bantuan hidup dasar (basic life support) dengan metoda terbaru. Penilaiannya dilakukan tiga juri secara bersamaan,” ucapnya.
Kegiatan yang berlangsung selama sekitar enam jam ini, mengutamakan penilaian pada kriteria protokol pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) terbaru basic life support (guide line 2010), kerja sama, kekompakan dan efektifitas tim, serta tindakan pertolongan dengan benar dan cepat, mulai dari penemuan korban, aktivasi EMS (emergency medical service), penanganan cedera, stabilisasi, dokumentasi, dan evaluasi.
P3K competition ini dimenangkan oleh dua tim dari PT KPJB sebagai juara I dan II. Sedangkan juara III diraih tim dari PT TJBPS. (lin) Editor : Ali Mustofa