Pada Jumat (3/6) pukul 08.30 kegiatan penanaman pohon mangrove dimulai dengan melibatkan sekitar 30 orang. Terdiri dari gabungan Tim TJSL PLN UIK Tanjung Jati B, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) II Pati (Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Desa Mororejo, serta paguyuban tani setempat yang tergabung dalam Kelompok Tani Rejo.
Petugas Penyuluh Lapangan Kecamatan Mloggo dari Dinas CDK II Pati DLHK Provinsi Jawa Tengah Putut Febri DH, Amd. yang mengikuti pananaman pohon mangrove ini menceritakan, dahulu di wilayah Pantai Pungkruk Lapangan Tembak Desa Mororejo tidak terdapat pohon mangrove.
”Waktu tanam yang sesuai, yaitu pada Maret sampai Juni. Ini merupakan faktor utama dalam keberhasilan konservasi mangrove di lokasi ini,” jelas Putut.
Yusdi, ketua Kelompok Tani Rejo saat ditemui di sela-sela kegiatan penanaman pohon mangrove ini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. ”Kami selaku warga Desa Mororejo berterima kasih banyak kepada seluruh pihak terkait. Terutama pada tim TJSL PLN UIK Tanjung Jati B yang sudah banyak membantu permasalahan abrasi di desa kami,” ujarnya.
Pihaknya berharap, semoga Pantai Pungkruk ini, bisa dinikmati anak cucu di masa depan. ”Kami selaku keluarga tani pesisir berusaha mempertahankan lingkungan. Juga berharap ada pihak lain yang bisa men-support tujuan kami,” harap Yusdi.
Penanaman pohon mangrove ini, dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama, dilakukan penanaman pada Jumat (3/6) pagi hanya sampai pertengahan hari. Dikarenakan pada saat itu, menjelang air laut pasang. Kemudian dilanjutkan tahap kedua, yang dilaksanakan pada Sabtu (4/6) malam pada saat air laut surut. (lin) Editor : Ali Mustofa