Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Capaian Penyaluran KUR di BRI Kudus Tumbuh 100 Persen

Ali Mustofa • Kamis, 5 Mei 2022 | 22:23 WIB
MAHENDRA ADITYA/RADAR KUDUS
MAHENDRA ADITYA/RADAR KUDUS
KUDUS – Capaian penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di bank BRI Cabang Kudus, selama Maret 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 100 persen lebih dibandingkan bulan yang sama tahun 2021.

Asisten Manajer Bisnis Mikro BRI Cabang Kudus Trisno Prasodjo, mengatakan rata-rata penyaluran KUR per bulan selama triwulan pertama 2022 sebesar Rp 61 miliar di Kudus. Pertumbuhan penyaluran KUR, kata dia, juga terlihat pada tahun sebelumnya, yakni penyaluran KUR bulan Maret 2021 dibandingkan Maret 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 114 persen.

”Selama tahun 2021, penyaluran KUR juga tumbuh sebesar 118 persen dibandingkan penyaluran KUR tahun 2020,” terangnya.

Ia mengakui pandemi Covid-19 di Kudus sempat membuat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) terdampak, sehingga ada yang mengajukan restrukturisasi kredit. Ada nasabah yang mengajukan perpanjangan jangka waktu kredit serta ada yang minta penjadwalan ulang.

Meskipun saat ini kondisinya mulai membaik, ketika ada nasabah yang usahanya mengalami penurunan omzet juga bisa mengajukan penjadwalan ulang. Pelaku UMKM yang mengalami penurunan omzet, biasanya langsung didatangi petugas karena masing-masing desa tersedia satu petugas dengan program pojok mantri desa.

Adanya pendampingan tersebut, diharapkan permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM bisa diatasi sehingga tetap bisa menyelesaikan pinjaman KUR hingga selesai. Meskipun, pelaku UMKM terdampak pandemi Covid-19, tingkat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) tetap masih cukup rendah.

”Sekarang ini mulai tumbuh lagi, karena pelaku usaha juga bangkit untuk memasarkan produknya. Mumpung saat ini situasinya ada kelonggaran, sehingga dimanfaatkan pelaku usaha untuk memulai kembali pasarkan produk,” terangnya. (san/him) Editor : Ali Mustofa
#penyaluran kur #pelaku usaha #pelaku umkm #Kudus #bri kudus