Semenjak di launching 17 April lalu, Theo Coffee sudah mendapat pelanggan yang loyal. Beberapa pelanggan sudah melakukan repeat order baik melalui aplikasi online maupun yang datang langsung ke Theo Coffee.
Menurut Fransiscus Allessio, ia sengaja membidik segmen millenial. Karena pasar millenial lebih dinamis. Menu-menu yang disajikan juga lebih kekinian dan cocok dengan selera anak muda.
"Segmen kopi untuk millenial di Kudus menurut saya masih terbatas. Jadi Theo Coffee hadir untuk melengkapinya. Kami juga menghadirkan tempat yang cozy. Dengan interior desain yang kami sesuaikan dengan segmen millenial. Anak-anak sekarang butuh yang fresh," Jelasnya.
Menu promo yang dihadirkan satu soft opening, dengan Rp 20ribu, pelanggan Theo Coffee sudah bisa menikmati Croisant Plan dan Kopi Susu Theo. Rencana kedepannya akan menambah menu Indonesian food.
Selama Ramadan, jam operasional Theo Coffee mulai 14.00 s.d 22.00 Wib. Usai Lebaran akan mulai buka Normal dari jam 10.00 s.d 22.00 Wib.
"Saya berharap, millenial di Kudus bisa menikmati kopi yang disajikan oleh Theo Coffee. Terutama kopi susu aren yang kami sajikan. Karena kombinasi kopi dengan gula aren yang kami hilangkan punya cita rasa yang khas dari lainnya. Lebih manis dan segar," ungkapnya.
Untuk Signature, di Theo Coffe menyajikan Americano, Black Coffe, Capucino dan Coffe Latte. Sedangkan Faney, ada Room Latte, Vanilla Latte, Caramel Latte, Huzlenut Latte, Kopi Susu Theo dan masih banyak lainnya.
"Untuk Pastry, ada Croisant Choco, Chinamon Roll, Croisant Plant dan Danis Choco. Sebenarnya masih banyak variasi menu lainnya. Agar bisa mendapatkan pengalaman yang seru, silahkan pelanggan datang ke Coffee Theo," pungkas Frans. (lia) Editor : Ali Mustofa