Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pertamina Gencar Perluas Pertashop di Kudus 

Ali Mustofa • Rabu, 5 Januari 2022 | 23:25 WIB
Ilustrasi Pertashop.
Ilustrasi Pertashop.
KUDUS – Awal muncul Pertashop di Kudus kurang diminati. Pada 2020, hanya dua yakni wilayah Desa Singocandi, Kota dan Desa Piji, Dawe. Namun, dipertengahan tahun mulai berkembang hingga enam Pertashop.

Area Manager Communication, Relations dan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho mengatakan jumlah tersebut masih terus bertambah seiring dengan komitmen Pertamina dalam mewujudkan pemerataan khususnya kawasan pedesaan yang jauh terjangkau dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Pertashop kali pertama dikenalkan pada awal 2020 sebagai salah satu solusi yang dihadirkan Pertamina dalam memeratakan energi, khususnya untuk daerah-daerah pedesaan atau yang belum terjangkau SPBU. Ukuran instalasi yang tidak terlalu besar membuat Pertashop mampu menembus pedalaman sehingga mudah dijangkau masyarakat,” ungkap Brasto.

Dia menjelaskan, Kudus sendiri Pertashop lumayan bagus dan masih dikelola individu. Dia berharap, ke depan dari BUMDes bisa membuat Pertashop. Pihaknya pernah meninjau di kawasan Undaan, seperti Desa Wonosoco.

“Kalau di wilayah Dawe sudah ada Pertashop, kemudian Jekulo dan wilayah Kota bahkan Kaliwungu, masing-masing ada satu. Cukup bagus untuk pertumbuhan Pertashop di Kudus,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, tambah Brasto, Pertamina juga mampu menggaet dukungan dari perbankan melalui program permodalan, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), kepada pengusaha yang berminat untuk mendirikan Pertashop.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid Fasilitasi Perdagangan Promosi dan Perlindungan Konsumen Imam Prayetno mengatakan, Pertashop hanya melayani Pertamax, sehingga peminatnya belum terlalu ramai.

“Ya, dinas hanya sebatas pengawasan. Kalau izin dan sebagainya langsung dari Pertamina. Kudus sudah ada Pertashop, tapi belum begitu banyak, dibanding kota-kota lainnya, masih terhitung sedikit, baru enam Pertashop,” imbuhnya. (mal) Editor : Ali Mustofa
#dinas perdagangan #pertashop #Kudus #pertamina