Ada juga Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, dan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. Juga ada Universitas Pendidikan Ganesha Bali, Universitas Cokroaminoto Palopo Sulawesi Selatan, dan STKIP PGRI Banjarmasin.
Seluruh mahasiswa mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Modul Nusantara. Dalam kunjungannya, mereka didampingi oleh Dosen Pengampu Modul Nusantara sekaligus Ketua Linfokom UMK, Syafiul Muzid. Kegiatan Modul Nusantara ini mengusung tema utama Gusjigang The Series (Bagus, Ngaji, Dagang).
“Itulah kenapa kami merujuk ke Mubarokfood sebagai salah satu tujuan pembelajaran kami, untuk melihat implementasi filosofi Gusjigang dalam pengelolaan usaha maupun dari sisi produk jenang yang merupakan makanan khas Kudus. Kunjungan ini juga merupakan Kelas Inspirasi dalam program Modul Nusantara ini”, tutur Muzid dalam kunjungannya.
Kunjungan tersebut, disambut langsung oleh Direktur Mubarokfood, Muhammad Hilmy yang juga bertindak sebagai narasumber. Dalam kesempatan tersebut, Hilmy menceritakan tentang sejarah jenang Kudus dan sejarah jenang Mubarokfood. Selain itu, juga memaparkan Filosofi Jenang dalam kaitannya dengan Spirit Gusjigang. Serta Strategi Bisnis Mubarokfood “Local to International” dalam Implementasi Spirit “Gang”.
Juga penyampaian sejarah dan latar belakang berdirinya Museum Gusjigang, dan sekilas tentang Konten “Bagus, Ngaji, Dagang” yang ada di Museum Gusjigang. Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan factory visit untuk melihat proses pembuatan jenang dan juga ke Museum Jenang dan Gusjigang.
“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dan menjadi salah satu destinasi dalam program Modul Nusantara ini. Tentunya ini merupakan program yang sangat bagus dimana mahasiswa dapat mengeksplor dan mempelajari keragaman budaya nusantara, karena budaya merupakan pintu peradaban dunia,” ungkapnya.
Kunjungan ini juga melengkapi deretan kunjungan dari beberapa universitas sebelumnya. Antara lain dari Universitas Malaysia, Thailand, Mahasiswa Visit Lisia dari Asia Tenggara serta kunjungan dari 12 negara dalam agenda Presidential Friends of Indonesia antara lain Jepang, Australia, Mesir, Korea Selatan, Mongolia, Myanmar, dan lain-lain, dimana Mubarok food menjadi salah satu tujuan lokasi kunjungan. (lia) Editor : Ali Mustofa