BLORA - Ajang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Blora kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2026 mencatatkan rekor keikutsertaan tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Sebanyak 32 instansi mengikuti Krenova kategori OPD tahun ini dengan total 40 inovasi yang dilombakan.
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Blora Wawan Dedi Marahendra menyampaikan, keikutsertaan Krenova secara umum menunjukkan peningkatan signifikan.
Pada tahun 2023 tercatat ada 457 inovasi, sempat turun menjadi 438 inovasi di tahun 2024, kemudian naik menjadi 470 inovasi di tahun 2025, dan meningkat menjadi 575 inovasi di tahun 2026.
"Kalau dilihat dari jumlah inovasi yang masuk, trennya cukup bagus. Tahun ini jumlahnya paling tinggi dalam empat tahun terakhir,"ucapnya.
"Tapi ke depan kami justru tidak ingin terlalu mengejar jumlah. Fokus kami akan bergeser ke kematangan dan kualitas inovasi,"imbuhnya.
Ia menjelaskan, jika tahun depan jumlah inovasi turun tidak menjadi masalah, selama inovasinya lebih matang, benar-benar dijalankan, berkelanjutan, dan dampaknya lebih terasa bagi masyarakat.
Arah kebijakan Krenova akan bergeser dari banyak inovasi menuju inovasi yang lebih berkualitas.
"Tujuan jangka panjang dari Krenova kategori OPD ini adalah terwujudnya OPD yang inovatif, adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Serta efektivitas kinerja pemerintahan dalam menghadirkan solusi bagi pembangunan dan kebutuhan masyarakat,"jelasnya.
Wawan menyampaikan, pembuatan dan penerapan inovasi dinilai memberikan manfaat strategis bagi OPD.
Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi kerja, kinerja organisasi, pemanfaatan teknologi, hingga peningkatan kapasitas aparatur.
"Inovasi tidak hanya memberikan manfaat bagi internal OPD, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang lebih mudah, cepat, tepat, transparan, dan responsif. Keberhasilan inovasi yang dapat dipertahankan dan direplikasi juga dapat menjadi praktik baik dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah," jelasnya.
Untuk inovasi terbaik yang menjadi juara di tingkat kabupaten, pembinaan akan dilanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Inovasi yang terbaik akan kita bina lagi dan kita siapkan untuk ajang yang lebih tinggi sesuai karakter inovasinya, misalnya IDEA Jawa Tengah, KIPP, maupun IGA di tingkat nasional. Jadi Krenova OPD ini juga menjadi salah satu proses untuk menyaring inovasi unggulan Kabupaten Blora," katanya.
Editor : Ali Mustofa